Warga Bertahan di Pengungsian

434

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO—Warga di lingkungan RT 03 RW 01 Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo, masih waswas dengan pergerakan tanah. Hingga saat ini, mereka masih bertahan di pengungsian. Empat dari 23 kepala keluarga (KK) yang terdampak rekahan tanah, telah direlokasi ke lokasi yang aman. Keempatnya telah mendapatkan tempat tinggal yang layak. Sisanya, masih diusahakan.

Kepala Desa Sidomulyo, Setyono Hadi, di lokasi pengungsian kemarin menyampaikan, pihaknya tengah mengupayakan KK yang bertahan di pengungsian untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman. “Segera kita relokasi, sementara mereka masih di pengungsian, beberapa di rumah sanak saudaranya.”

Catatan koran ini, tanah bergerak di lingkungan RT 03 RW 01 Desa Sidomulyo, sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Hingga kini, warga setempat masih menyimpan duka. Puluhan warga pilih bertahan di pengungsian hingga upaya relokasi terealisasi.

Kemarin, Health Wealth Internasional (HWI) Purworejo mengunjungi lokasi pengungsian. Mereka memberikan paket sembako kepada para pengungsi yang kini masih menempati Musala Nur Huda di dusun setempat.

Koordinator HWI, Siti Musyarofah, berharap para pengungsi segera mendapat tempat yang nyaman. “Kami juga berharap mereka diberikan ketabahan dalam menjalani ujian ini.” Kades Setyono Hadi menegaskan, saat ini warga terdampak masih membutuhkan uluran tangan dari masyarakat. “Yang utama adalah bantuan sembako dan paket material. Agar warga bisa segera membangun rumahnya kembali.”

Di tempat terpisah, dua bangunan rumah di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, rusak berat akibat tertimpa tebing longsor, pada Rabu (14/2) lalu, pukul 15.00. Tebing mengalami longsor karena tak kuat menahan guyuran hujan dengan intensitas tinggi.

Lokasi longsor pertama berlokasi di wilayah RT 01 RW 01 Dusun Gambloh. Tebing setinggi 10 meter longsor menimpa rimah milik Sapto, yang digunakan sebagai kantor sebuah bank. Tembok belakang rumag tersebut runtuh, setelah dihantam material longsoran.

“Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian penghuni rumah berada di ruang depan,” kata Kepala Desa Kalijambe Yanto Singgih Prasetyo. Tebing longsor juga terjadi di RT 02 RW 05 Dusun Mantenan. Longsor menyebabkan rumah milik Ngabedi mengalami rusak parah. (jpg/isk)