Tersangka Klitih Reka Ulang

378

RADARSEMARANG.COM, SLEMAN – Dua tersangka kejahatan kemarin menjalani reka ulang. Keduanya berinisial AS, 20, warga Pringgokusuman, Gedongtengen; dan ARS, 20, warga Suryowijayan, Gedongkiwo, Mantrijeron. Rekonstruksi digelar di tempat kejadian perkara di Jalan Sembuh Kidul, Sidomulyo, Godean Sleman.

Sedikitnya, 100 personel Polres Sleman dan Polsek Godean diterjunkan ke lokasi untuk mengawal jalannya rekonstruksi. Kegiatan tersebut untuk melengkapi berkas penyidikan kedua tersangka. “Total ada 19 adegan yang kita rekam,” ujar Kapolsek Godean, Kompol Herry Suryanto.

Adegan pertama, kedua tersangka mendatangi lokasi pengambilan batu di depan Bakpia 750 Gamping, tepatnya di depan pasar buah. Setelah mengambil batu, keduanya melanjutkan perjalanan, menggunakan Scopy biru putih nopol AB 3171 XN hingga Pertigaan Pedes. Setelah itu, berbelok ke utara, melewati Polsek Sedayu.

Korban diketahui bernama Taufik Nur Hidayat, 39, warga Sidoarum, Godean, mengendarai Camry nopol H 7716 JC. Aksi pelemparan batu terjadi Kamis 4 Januari 2018 malam, menyebabkan korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Di tempat terpisah, jajaran Unit Reskrim Polsek Mlati berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda anggta geng klitih. Penganiayaan terjadi di Jalan Ringroad Utara, depan kampus UTY, Sinduadi, Kecamatan Mlati, pada Rabu (31/1/2018).

Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu menjelaskan aksi penganiayaan menimpa korban bernama Indra Prayitno, 24, warga Jambon Tempelsari RT 3/6, Cacaban, Magelang Kejadian bermula saat korban sedang mengendarai motor melintas di tempat kejadian perkara. Saat itu, korban berpapasan dengan 8 pelaku yang berboncengan dengan motor, kemudian berbalik arah mengikuti korban. (jpg/isk)