Tegakkan Disiplin, Bisakah Guru Dihukum?

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – Ibu Dini S Purwono yang saya hormati. Saya sehari-hari menjadi guru di SMK negeri. Beberapa hari lalu ada guru di salah satu SMK Negeri di Kota Semarang yang dilaporkan ke polisi karena menampar siswanya. Padahal guru tersebut sedang merazia HP siswa yang menyimpan video porno. Bisakah guru yang menegakkan disiplin siswa dijerat hukum? Adakah peraturan khusus yang mengatur tentang perlindungan guru di sekolah? Terima kasih atas penjelasannya.

Sirojuddin, Semarang

+6281390220xxx

JAWABAN:

Bapak Sirojuddin yang saya hormati. Peraturan perundang-undangan dengan jelas memberikan perlindungan hukum kepada guru dalam melaksanakan tugasnya, termasuk menegakkan disiplin terhadap siswa. Kita akan bahas satu persatu dasar hukum terkait dalam hal ini:

UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen

Pasal 7 ayat (1) huruf H dalam UU ini dengan jelas menyebutkan bahwa profesi guru dan dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan dengan asas adanya perlindungan hukum dalam melaksanakan tugasnya secara profesional.

Pasal 39 dari UU yang sama menyebutkan bahwa Pemerintah, Pemda, masyarakat, organisasi profesi dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas. Perlindungan yang dimaksud dalam hal ini adalah perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Perlindungan hukum mencakup perlindungan hukum terhadap tindak kekerasan, ancaman/intimidasi dan perlakuan diskriminatif.

PP No. 74/2008 tentang Guru, sebagaimana diubah dengan PP No. 19/2017

Pasal 39 dari UU ini menyebutkan bahwa guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang ditetapkan guru, peraturan tingkat satuan pendidikan dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya. Sanksi yang dimaksud dalam hal ini dapat berupa teguran, peringatan (baik secara lisan atau tulisan), serta hukuman yang bersifat mendidik sesuai dengan kaedah pendidikan, kode etik guru dan peraturan perundang-undangan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -