Masyarakat Diajak Ikut Awasi Pemilu

372
PENGAWASAN : Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar SAKA bersama Bupati Wonosobo Eko Purnomo dan unsur Forkompimda usai meresmikan Pojok Pengawasan Panwaskab Wonosobo, Kamis (15/2). (SUMLAI IBNU CHAMID/RADAR SEMARANG)
PENGAWASAN : Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar SAKA bersama Bupati Wonosobo Eko Purnomo dan unsur Forkompimda usai meresmikan Pojok Pengawasan Panwaskab Wonosobo, Kamis (15/2). (SUMLAI IBNU CHAMID/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Wonosobo meluncurkan Pojok Pengawasan guna meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat. Pojok Pengawasan diresmikan oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo, Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Subhi AKA serta perwakilan Komunitas Disabilitas.

Peluncuran Pojok Pengawasan disaksikan oleh Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras, Sekda Wonosobo Eko Sutrisno Wibowo , Komisioner Panwaslu Kabupaten Wonosobo, di Kantor Sekretariat Panwaslu Kabupaten Wonosobo, Kamis (15/2).

Menurut Fajar, Pojok Pengawasan merupakan program nasional Bawaslu yang merupakan media untuk sosialisasi tentang pengawasan Pemilu sekaligus tempat berdiskusi masyarakat. “Siapa pun boleh berkunjung kapan pun untuk mengakses informasi tentang Pemilu. Tujuannya agar masyarakat mudah mendapatkan informasi yang nantinya berdampak pada munculnya kesadaran untuk ikut aktif dalam pengawasan Pemilu,” jelasnya.

Pojok Pengawasan ini tidak hanya menjadi simbol, tapi nanti akan dikelola dengan membuat kegiatan diskusi yang diikuti berbagai elemen masyarakat. “Pengawasan Pemilu dilakukan bersama-sama masyarakat, tidak hanya oleh Bawaslu maupun lembaga kepemiluan lainya,” ujarnya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Wonosobo Eko Fifin menyampaikan, Pojok Pengawasan adalah sebagai bentuk strategi dalam pengawasan dan pencegahan keberlangsungan demokrasi. “Pojok Pengawasan sebagai simbol keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dan pengawalan Pilkada 2018 dan untuk meminimalisir pelanggaran-pelanggaran kepemiluan,” ungkap Eko Fifin.

Sementara Bupati Eko Purnomo mengatakan, Pojok Pengawasan menjadi salah satu ruang akses informasi tentang penyelenggara dan penyelenggaraan Pemilu serta representasi pendidikan politik bagi masyarakat. “Keberadaan Pojok Pengawasan tentunya dapat dijadikan sebagai media center Panwaslu maupun Pusat Aduan terhadap penyelenggaraan dalam Pemilu,” katanya. (ali/ton)