Diselundupkan Bareng Marerial

Sita 26 Sabu di Lapas Pekalongan

380
DIAMANKAN – Petugas gabungan saat menemukan sabu serta alat hisap di dalam Lapas Kelas 2 A Pekalongan, Kamis (15/2) dinihari. (Dokumen Lapas Pekalongan)
DIAMANKAN – Petugas gabungan saat menemukan sabu serta alat hisap di dalam Lapas Kelas 2 A Pekalongan, Kamis (15/2) dinihari. (Dokumen Lapas Pekalongan)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan bukan isapan jempol. Personel gabungan Polres Pekalongan Kota bersama Kodim 0710 Pekalongan berhasil mengamankan narkotika dari dalam Lapas Kelas 2A Pekalongan. Petugas menemukan 26 gram sabu-sabu dalam razia yang digelar Kamis (15/2) dinihari.

Kepala Lapas Pekalongan M Hilal menjelaskan, razia tersebut digelar berdasarkan pengembangan kasus penyalahgunaan sabu di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota. Tim Resnarkoba Polres Pekalongan Kota menangkap 2 tersangka pengguna sabu-sabu yang diduga bekerjasama dengan salah satu warga binaan pemasyarakatan Lapas Pekalongan bernama Aris Prasetyo alias Aris Pesek.

“Razia tadi pagi memang atas permintaan Polres Pekalongan Kota setelah dilakukan penegembangan kasus, dan ternyata yang bersangkutan memang terbukti memiliki sabu,” ucap Hilal, Kamis (15/2).

Pada Rabu (14/2) pukul 23.30 WIB, petugas gabungan menyasar blok V kamar nomor 43. Sembilan tim Resnarkoba yang didampingi 10 petugas lapas memeriksa seluruh sudut ruangan dan barang penghuni kamar tersebut. Hasilnya petugas menemukan berbagai barang terlarang di dalam kamar tersebut. Yakni 5 ponsel, 1 handset, 4 charger, 5 bungkus rokok kosong, 14 korek gas, 2 timbangan digital mini, 4 alat penghisap sabu, 1 gunting, 1 dompet berisi uang Rp1.075.000, 1 earphone bluetooth, 1 lem dextone, 2 buku tulis transaksi dan sekitar 26 gram sabu-sabu.

Barang bukti hasil penggeledahan kamar tersebut sebagian besar diduga milik Aris. Ia langsung diamankan petugas untuk diperiksa lebih lanjut.

“Setelah barang bukti kami serahkan, warga binaan kami Aris Prasetyo alias Aris Pesek langsung dibon pinjam oleh penyidik Polres Pekalongan Kota, untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Hilal.