Untuk Pertama Kali, Akan Digelar Konferensi Musik Indonesia

135

Glenn Fredly sebagai penggagas dan Ketua Komite KAMI mengatakan bahwa konferensi nanti akan membahas topik-topik umum seputar industri musik yang melibatkan pelaku musik dengan pemerintah.

Hasilnya, ungkap Glenn, diharapkan mampu menciptakan pembaharuan tatanan ekosistem musik yang berkelanjutan. Sehingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif Indonesia.

“KAMI ini adalah yang pertama. Ini bisa jadi entry point ekosistem musik Indonesia,” kata Glenn Fredly saat jumpa pers di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

Pelantun Kisah Romantis ini menjelaskan, KAMI 2018 nantinya bakal mengusung tema Raya Nada untuk Indonesia. Kemudian, pelaku dan peserta yang dilibatkan dalam konferensi tersebut terdiri dari tiga golongan, yakni pelaku musik, pemerhati musik, dan pemerintah, serta pengusaha.

“Dibutuhkan kerja sama dan penting tidak hanya ekosistem musik, tapi pemerintah dan jajaran terkait, dari swasta juga,” jelasnya.

Glenn menambahkan, banyak topik yang nantinya dibahas dalam KAMI 2018. Tetapi, fokusnya pada upaya memajukan musik sebagai kekuatan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Di antaranya, tata keloka industri musik di era digital, musik dalam pemajuan kebudayaan, musik, diplomasi budaya, dan pariwisata, dan musik sebagai alat perdamaian dan pemersatu bangsa.

Selain agenda tersebut, masih banyak acara yang diadakan dalam KAMI 2018. Salah satunya yakni rencana kehadiran Presiden Joko Widodo, sekaligus merayakan Hari Musik Indonesia pada 9 Maret 2018.

“Musik adalah salah satu kekayaan ekonomi kreatif Indonesia. Konferensi ini
bagian dari berjuang memajukan ekosistem musik,” ujar Triawan Munaf, Kepala BEKRAF. 

Sekitar ratusan musisi nasional dan lokal bakal dilibatkan dalam KAMI 2018. Mereka akan tampil berkolaborasi selama acara.


(ded/JPC)