Unik! Ini Lho Asal Muasal Munculnya 12 Shio di Kalender Tionghoa

179

Pementasan drama sejarah 12 Shio oleh Koko Cici Jakarta.
(Rieska Virdhani/JawaPos.com)

JawaPos.com – Dalam kalender Tionghoa, masing-masing shio terkenal dengan lambang hewan. Terdapat 12 shio yang disimbolkan dalam bentuk hewan secara berurutan yang dimulai dari tikus hingga babi. Tiap tahunnya, peruntungan warga Tionghoa pun dapat terlihat melalui shio. 

Munculnya shio-shio tersebut tak lepas dari legenda sejak zaman dahulu kala. Ternyata, legenda itu diawali dari kebijakan Dewa Langit yang menggelar perlombaan lari bagi para hewan. Ternyata ada 13 hewan yang ikut dalam lomba tersebut. Pemenangnya diurutkan dari mulai tikus dan seterusnya.

Uniknya, hanya 12 hewan yang berhasil lolos karena 1 hewan lainnya bangun kesiangan. Lalu, siapakah hewan yang kesiangan itu?

Hewan itu adalah kucing yang gagal masuk ke dalam kalender Tionghoa. Legenda 12 shio diceritakan dengan apik para Koko Cici Jakarta dalam pentas teater drama musikal Festival Imlek bertajuk Crafting Credence: In Blossoming Generation di Mall of Indonesia (MOI) Kelapa Gading, Jakarta.

Para Koko Cici dengan jenaka menampilkan peran masing-masing sebagai hewan-hewan tersebut. Para pengunjung mal yang hadir pun sangat terhibur melihat tingkah lucu Koko Cici.

Pementasan drama sejarah 12 Shio oleh Koko Cici Jakarta.

Pementasan drama sejarah 12 Shio oleh Koko Cici Jakarta.
(Rieska Virdhani/JawaPos.com)

“Tema yang kami pilih artinya membangun kepercayaan dan subtemanya adalah generasi sedang bertumbuh. Sehingga kami ingin mengajak masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan satu sama lain di tahun anjing tanah ini,” kata Ketua Panitia Melisa Magdalena.

Cici Jakarta 2017 yakni Michelle Theodora menjelaskan sejarah 12 shio banyak mengajarkan nilai-nilai berharga seperti nilai kejujuran, cinta kasih, serta mendahulukan sesama. Acara dibuka dengan parade kostum dan nyanyian lagu khas Imlek yang diiringi dengan alat musik tradisional Gu Zheng.

“Kami berharap diadakannya drama sejarah 12 shio masyarakat pada umumnya dapat mengerti bagaimana awal mulanya shio ditetapkan menjadi nama tahun dan juga mengerti urutan dan karakteristik setiap shio yang diperankan,” ungkap Michelle.

Koko Cici Jakarta adalah generasi muda Indonesia yang berperan sebagai duta pariwisata, duta sosial, dan duta budaya yang peduli terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan Tionghoa di DKI Jakarta dan Indonesia. Pemilihan Koko Cici Jakarta pertama kali diadakan pada 2002 oleh Wali Kota Jakarta Barat saat itu.


(ika/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Rekomendasi Untuk Anda

Sponsored Content

loading…