MENYIMAK – Puluhan calon dan pensiunan Pemkab Batang saat menyimak program terkait dana pensiunan dan kewirausahaan, Kamis (15/2). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
MENYIMAK – Puluhan calon dan pensiunan Pemkab Batang saat menyimak program terkait dana pensiunan dan kewirausahaan, Kamis (15/2). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Agar dalam masa pensiun bisa lebih bermanfaat dan tetap bisa memiliki pendapatan lebih, puluhan calon dan pensiunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, diberikan motivasi dan penyuluhan wirausaha oleh Badan Kepegawaian Daerah setempat, Kamis (15/2).

Hal tersebut dilakukan saat sosialisasi yang digelar oleh Tabungan Pensiun (Taspen) bagi aparatur  sipil negara (ASN) kepada calon pensiun dan pensiunan di gedung BKD. Selain kerja sama dengan PT Taspen, BKD Batang juga menggandeng Bank Mandiri Pekalongan (Mantap.

Kepala Bidang Umum dan SDM Taspen Pekalongan, Subur Darmaji menjelaskan, kegiatan tersebut rutin digelar. Tujuannya agar para calon pensiun dan pensiun saat mengurus hak-haknya tidak kebingungan

“Kita bantu dari awal, dan dijelaskan secara detail, hak-haknya. Jangan sampai dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Kurang lebih 70 pegawai datang dalam acara tersebut. Selain diterangkan berbagai macam program yang baru, juga diberi motivasi bahwa setelah pensiun pun, mereka masih bisa bekerja. Dengan cara membuka usaha sendiri.

“Nanti selain kemudahan dalam pengurusan dana pensiun, kita akan bantu pelatihan. Jangan sampai tidak ada kegiatan setelah pensiun. Selain itu juga akan dibantu permodalan yang diberikan oleh Bank Mantap dan pelatihan bagi mereka,” imbuhnya.

Kepala Cabang Bank Mandiri Pekalongan (Mantap), AB Soegiarto menambahkan, program bantuan modal wirausaha ini dengan maksud antara pelatihan ide, praktik usaha, pengembangan diri dan mentoring usaha berkelanjutan. Tujuannya agar para calon pensiunan atau pensiunan dapat berkarya membangun usaha dan hidup sejahtera di masa pensiun,

“Tujuan program ini wirausaha dapat menjadi pilihan kegiatan utama untuk mendukung produktivitas di masa pensiun. Dan untuk sarana pengembangan diri serta menuangkan ide serta kreativitas untuk menjaga tingkat keaktifan di masa pensiun,” jelasnya.

Ditambahkan para pensiunan juga dijelaskan bagaimana dalam pelayanan pembayaran gaji pensiun, tunjangan hari tua, pelayanan ketaspenan, serta dipermudah dalam masalah administrasi.

“Initnya kita yang mengurusi, mempermudah ASN, baik yang almarhum pensiun, maupun klaim,” tandasnya. (han/lis)