Malam Imlek di Solo, Pemkot Tutup Tujuh Simpang

87

Yakni simpang empat Jalan Jenderal Sudirman, simpang tiga Denpom (Jalan Arifin), simpang empat utara Pasar Gede (Jalan Urip Sumoharjo), simpang tiga Pasar Gede (sisi utara Jalan Suryopranoto), simpang empat Warung Pelem, simpang empat PTPN, dan simpang empat Widuran. 

“Penutupan mulai pukul 17.00-01.00. Kami siagakan petugas gabungan dari satlantas dan lainnya,” ujar Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surakarta Ari Wibowo.

Rekayasa lalu lintas tersebut akan berdampak pada titik lainnya. Karena itu, kendaraan dari arah utara yang hendak menuju selatan (Sukoharjo) dialihkan ke Jalan Kapten Mulyadi sebelum menuju kawasan Gading dan seterusnya.

Sedangkan kendaraan dari arah utara yang hendak menuju barat (Purwosari) diarahkan ke Jalan Monginsidi atau menuju Jalan Sultan Syahrir (Pasar Legi). Alternatif lainnya, kendaraan dari Jalan Mayor Kusmanto yang akan menuju selatan bisa melintasi Jalan Paku Buwono sebelum masuk Jalan Dr. Rajiman. Atau menuju Jalan Ronggowarsito (arah Mangkunegaran dari simpang Bank Indonesia dibuat dua arah).

Bagi kendaraan dari arah selatan, lanjutnya, bisa memilih rute Manahan atau Jalan Kapten Mulyadi sebelum masuk Jalan Ir. Juanda menuju kawasan Jebres. Sebab, simpang empat Nonongan berpotensi ditutup jika muncul kepadatan kendaraan. “Ada sejumlah ruas yang kita terapkan sistem buka tutup (situasional),” terang Ari.

Upaya lainnya adalah menyiapkan kantong parkir di halaman Benteng Vastenburg, Taman Parkir Loji Wetan (Jalan Mayor Kusmanto), halaman balai kota, halaman Gereja St. Antonius Purbayan, kawasan parkir Pasar Gede, serta titik parkir eksidental di sisi Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Suryopranoto, Jalan Arifin, Jalan RE. Martadinata, dan Jalan Mayor Kusmanto.

“Petugas parkir resmi dan papan informasi tarif parkir dengan ketentuan progresif sudah terpasang,” ungkap Kasi Parkir Umum dan Khusus Dishub Surakarta Henry Satya.

(rs/ves/bay/JPR)