33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Kuncinya, Penguasaan Pada Budaya Lokal

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Perkembangan teknologi dan informasi memberikan ruang keanekaragaman budaya semakin lebih dekat. Bahkan, seolah menyatu. Kendati demikian, kedekatan budaya tidak bisa terlepas dari komunikasi intens yang terjalin satu sama lain.

“Penguasaan budaya lokal merupakan salah satu penentu keberhasilan dalam menjalin sebuah komunikasi efektif antara dua orang atau lebih yang berasal dari latar belakang budaya berbeda. Karena itu, bahasa, komunikasi, dan budaya tidak bisa dipisahkan,” kata English Language Lecture asal Sao Paulo Brazil, Ricardo Riberio, dalam International Seminar and Workshop Series with Shantou University (STU) Faculty Member bertema Current Trends and Isuues in English Language Teaching (ELT), Rabu (14/2) kemarin, di Auditorium Untidar.

Ricardo Riberio atau intim disapa Mas Riki mengatakan beberapa kebiasaan ‘budaya’ orang barat yang mungkin tidak biasa dilakukan oleh orang timur atau Indonesia. Kebiasaan berbeda tersebut, kata Mas Riki, kerap menimbulkan kecanggungan yang akhirnya menjadi kendala komunikasi antarmereka. “Kadang kita perlu memahami budayanya terlebih dahulu, agar nantinya mampu menjalin komunikasi yang lebih baik dan mendapatkan informasi yang kita perlukan.”

Dekan FKIP Universitas Tidar, Prof. Dr. Sukarno, M.Si, menjelaskan, perkembangan isu pengajaran bahasa, selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan teknologi dan informasi dunia. “Pengajaran Bahasa Inggris mengalami perubahan luar biasa dan cepat. Penguasaan prinsip-prinsip dasar, tentu harus dilengkapi dengan update info terkini di lingkup dunia. Maka itu, kami menghadirkan 3 narasumber internasional agar peserta seminar mendapat masukan langsung dan sharing bersama,” jelas Prof Sukarno. Tujuan seminar untuk memberikan metode pembelajaran berdasarkan kebutuhan siswa, mahasiswa, guru, serta dosen yang dikembangkan dengan isu-isu terkini.

Selain Ricardo Riberio asal Sao Paulo, Brazil, narasumber lainnya dan Nick Lischynsky dari Albany University, United State dan Cristine David dari Shantou University. Pada kesempatan itu, Prof Sukarno memberikan buku karyanya, Cross Culture Understanding, A Literact Based Approach kepada salah satu narasumber, yaitu Mas Riki. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berharap Sungai Gabus Dinormalisasi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Prihatin dengan aliran Sungai Gabus ynag melintasi Kota Batang yang semakin kotor dan aliran tidak lancar, Bupati Batang Wihaji mengajak seluruh...

Gali Karakteristik Usaha di Jateng

SEMARANG – Data Sensus Ekonomi lanjutan yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dari 253.945 usaha di Jawa Tengah hampir lengkap. Data ini ke...

Menjelajah Istanbul, Kota Dua Benua Kaya Sejarah

Istanbul, kota terbesar di Turki sejak dulu memiliki daya tarik yang kuat. Di masa lalu, posisinya yang strategis di antara benua Asia dan Eropa...

BAF Diversifikasi Produk Pembiayaan

SEMARANG – Potensi pembiayaan mulai berkembang ke berbagai segmen. Hal ini ditangkap oleh perusahaan pembiayaan Bussan Auto Finance (BAF) dengan melakukan diversifikasi produk ke...

Panen Ikan Nila Tambak Air Payau

DEMAK-Budidaya ikan air tawar cukup menjanjikan. Bahkan, kini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Demak telah mengujicoba budidaya ikan nila di areal tambak dengan...

Tewas Terlindas Truk Kontainer

SEMARANG – Seorang pejalan kaki tewas terlindas truk kontainer saat melintas di Jalan Kaligawe KM 05, tepatnya depan Indo Marko, pada Senin (2/10) sekitar...