HARUS HATI-HATI:  Jalan lingkar Kota Demak berlubang-lubang dan membahayakan pengendara. (Wahib pribadi/Radar Semarang)
HARUS HATI-HATI:  Jalan lingkar Kota Demak berlubang-lubang dan membahayakan pengendara. (Wahib pribadi/Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK– Hujan terus-menerus membuat jalan raya Pantura rusak berat. Permukaan jalan yang berlubang ini sangat membahayakan pengendara bermotor maupun mobil.

Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian J Lolowang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bina Marga selaku pihak yang berwenang untuk melakukan perbaikan jalan Pantura yang berlubang tersebut.

“Kita sudah koordinasi. Bulan ini sudah mulai penutupan lubang jalan. Karena  ditambal dengan aspal, maka menunggu cuaca panas,”katanya, kemarin.

Sebelumnya, Mukijo, mandor pengerjaan jalan mengatakan, upaya tambal sulam jalan rusak dilakukan mulai Jalan Sultan Sultan Fatah Kota Semarang hingga jalan Pantura Demak timur perbatasan Kudus, termasuk jalan raya Trengguli arah Welahan Jepara. “Ada sekitar 87 kilometer,”kata dia.

Menurutnya, perbaikan jalan dipilih yang berlubang dengan memprioritaskan yang kondisinya rusak parah. “Yang bolong-bolong rata-rata jalan dengan permukaan aspal. Sebab, aspal tidak tahan dengan air hujan. Karena itu, kita lakukan penambalan. Ini bagian dari perawatan yang dilakukan Bina Marga Kementerian PUPR,”katanya. (hib/lis)