Ini Pesan Bupati Sikapi Masyarakat soal Tak Pastinya Tempati Pasar

111

“Kami berharap masyarakat bersabar,” ungkap Bupati Rembang, Abdul Hafidz ujarnya kemarin.

Bupati menjelaskan, tahapan awal pemerintah daerah akan melakukan penghitungan aset terlebih dahulu. Setelah tahapan teknis sudah dilalui, menyusul menyelesaikan teknis serah terima. Namun, itu setelah pihak ketiga menyerahkan pemkab. “Selanjutnya kami laporkan ke tingkat pusat dalam hal ini Menteri Perdagangan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (14/2).

Setelah laporan diterima, Pemkab akan meminta petunjuk apakah sarana langsung dapat dipakai ataupun sebaliknya harus menunggu terlebih dahulu sampai masa perawatan pembangunan fisik.

”Masyarakat harus paham tahapan-tahapan ini dahulu. Tidak dapat dipaksakan hari ini juga  langsung dipakai,” terangnya.

Menurutnya, semua memang ada pertanggung jawaban dan harus dilalui secara bertahap. Untuk itu, masyarakat perlu bersabar, untuk dapat memanfaatkan pasar tradisional itu.

Soal siapa yang boleh menempati, Bupati menyebutkan segera akan dirumuskan dengan regulasi agar pengelolaannya dapat dimanfaatkan maksimal.

”Untuk pedagang yang akan menempati ke depan kami buatkan regulasi apakah itu perbup atau hanya SK Bupati,” paparnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

BAGIKAN