Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Kukuhkan Gema Setia 19 Kecamatan

Tekan Angka Kematian Ibu, Bayi dan Balita

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Keberhasilan pembangunan kesehatan ditentukan oleh tinggi rendahnya Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, Angka Kematian Anak Balita. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan mengukuhkan Gerakan Masyarakat Stop kematian Ibu dan Anak (Gema Setia) pada 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Pengukuhan Gema Setia pada setiap kecamatan dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Dra Hj Munafah Asip Kholbihi. Kegiatan ini selalu dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dr Sutanto Setiabudi MKes, Wakil TBIG Jakarta Nanang Tri Purwanto, camat, muspika kecamatan, kepala Puskesmas Wiradesa, kepala desa dan Ketua TP PKK Desa se-kecamatan setempat, tokoh masyarakat, dan Relawan Gema Setia Kecamatan. Ini merupakan bentuk dukungan banyak pihak terhadap program unggulan PKK Kabupaten Pekalongan, yakni Gerakan Masyarakat Stop kematian Ibu dan Anak yang ada di Kabupaten Pekalongan. Tujuannya untuk menekan angka kematian ibu, bayi dan balita yang masih cukup tinggi di Kabupaten Pekalongan.

Ketua Gema Setia Kabupaten Pekalongan yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Dra Hj Munafah Asip Kholbihi menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Kesehatan, TBIG Pusat, para camat, Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan, dan pihak terkait yang telah memfasilitasi pengukuhan Gema Setia pada setiap kecamatan.

“Hal ini menujukan komitmen bersama, dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, terutama dalam upaya penurunan angka kematian ibu bayi dan balita. Dan Alhamdulillah pada pelantikan pengurus Gema Setia di Kecamatan Talun, pada bulan lalu, 5 Desember 2017, dari Amnway Peduli memberikan paket Nutrilite little bits untuk anak kurang gizi. Dan sekarang pelantikan Gema Setia di Kecamatan Wiradesa kita mendapat bantuan CSR dari TBIG (Tower Bersama Infrastruktur Group) Jakarta berupa pemeriksaan ibu hamil risiko tinggi (resti) dan pemeriksaan untuk masyarakat secara gratis dengan mobil klinik yang dilengkapi dokter, tenaga medis berikut USG dan obat -obatan serta cek lab. Ini akan dilakukan di 19 kecamatan, keliling setiap bulan mulai Januari sampai dengan Desember 2018 mendatang,” jelas Dra Hj Munafah Asip Kholbihi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -