Massa Pendukung Sempat Ricuh

Pengundian Nomor Paslon

318
NOMOR HOKI: Pengambilan nomor undian pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (13/2) tadi malam yang sempat diwarnai kericuan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NOMOR HOKI: Pengambilan nomor undian pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (13/2) tadi malam yang sempat diwarnai kericuan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengambilan nomor undian pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (13/2)  tadi malam, sempat diwarnai kericuhan. Massa pendukung Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah bentrok di luar gedung. Mereka saling dorong dan adu pukul.

Melihat massa yang tak terkendali, pihak kepolisian langsung merangsek ke tengah keributan untuk mengamankan. Masing-masing pentolan massa pun ikut meredam suasana lewat pengeras suara. “Kita harus damai. Semua tetap seduluran!” teriaknya berkali-kali.

Awalnya, kedua belah pihak sama-sama meneriakkan dukungan kepada paslon. Massa Sudirman-Ida memang mendominasi karena mereka membawa alat drumband dan pengeras suara. Teriakan dukungan dan salawatan terus dilemparkan.

Kericuhan di tengah hujan itu diawali aksi saling dorong. Massa Sudirman-Ida bisa dibilang menguasai arena di luar gedung prosesi pengambilan nomor. Praktis, massa pendukung dari Ganjar-Yasin yang ingin mendapat bagian tempat, harus berjubal.

Suharno, salah satu massa yang mengenakan kaos Ganjar-Yasin mengaku, pihak pendukung Sudirman-Ida tidak mau geser. “Kami hanya ingin dapat tempat saja. Tapi tidak tahu, siapa yang memulai dulu, akhirnya saling dorong,” terangnya.