Layanan Digital untuk Meningkatkan Kesejahteraan

217
Oleh: MG Westri Kekalih Susilowati
Oleh: MG Westri Kekalih Susilowati

RADARSEMARANG.COM – Kesejahteraan adalah hak setiap orang. Namun, harus diakui bahwa dalam kenyataannya masih terdapat kelompok-kelompok masyarakat tertentu yang belum dapat mencapai kesejahteraan tersebut. Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan justru terkadang tidak dapat diakses atau dinikmati oleh kelompok yang paling membutuhkan, yaitu masyarakat miskin.

Pada dasarnya terdapat dua faktor yang menyebabkan lebih sulitnya masyarakat miskin dalam mengakses hasil pembangunan. Pertama adalah faktor internal seperti rendahnya kualitas sumberdaya manusia dan faktor eksternal seperti budaya, birokrasi dan lain sebagainya. Kedua hal tersebut secara bersama-sama membatasi atau mempersempit ruang gerak masyarakat miskin untuk mengakses hasil-hasil pembangunan, sumber modal serta berbagai informasi pasar. Akibatnya, kesenjangan pendapatan semakin tinggi karena peningkatan kesejahteraan kelompok miskin cenderung lambat dibandingkan kelompok kaya.

Seiring dengan pembangunan di berbagai bidang, teknologi khususnya teknologi informasi juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pemanfaatan teknologi khususnya teknologi informasi dalam bentuk digitalisasi layanan pada masyarakat dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi kesenjangan pendapatan.

Secara umum layanan digital adalah layanan yang berbasis pada teknologi informasi. Layanan yang berbasis teknologi informasi menawarkan beberapa keunggulan dibanding layanan tradisional atau layanan yang menuntut adanya tatap muka serta fasilitas fisik lainnya. Melalui layanan digital beberapa permasalahan seperti jarak, waktu serta antrean dapat dieliminasi.