Kabaret Cosplay Sambut Imlek

598
ACTION: Tim cosplay Pejuang Semawis menyambut tahun baru Imlek dengan pertunjukan kabaret. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ACTION: Tim cosplay Pejuang Semawis menyambut tahun baru Imlek dengan pertunjukan kabaret. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -Jika biasanya cosplay ditampilkan dalam acara berbau Jepang, sejumlah pemuda yang tergabung dalam tim cosplay Pejuang Semawis justru digunakan untuk menyambut tahun baru Imlek lewat pertunjukan kabaret. Mengenakan pakaian ala kerajaan China, mereka membawakan pertunjukan drama dari serial game Dynasty Warriors, sebuah game yang diangkat dari novel China Three Kingdoms.

”Kami mengambil cerita waktu adegan di Red Clift atau tebing merah,” jelas Denis Liem, pembina grup cosplay Pejuang Semawis ditemui di Kelenteng TTD Sinar Samudra, kemairn.

Dalam pertunjukan ini, grup cosplay Pejuang Semawis menerjunkan 20 pemain ditambah sejumlah kru untuk membawakan cerita dari 3 kerajaan, yakni Shu , Wu dan Wei.

Denis mengatakan, keputusan membawakan cosplay dengan cerita China ini didorong oleh keinginan untuk mempertahankan kebudayaan China dengan cara mereka. Yakni, melalui hal yang mereka sukai, cosplay. Tak ayal, mereka harus sedikit melakukan penyesuaian, karena selama ini cosplay memang sangat identik dengan hal-hal berbau Jejepangan.

”Pakaiannya kami juga harus sesuaikan dengan kebudayaan China. Kami membuat sendiri. Menjahit sendiri, tapi ada yang ke penjahit. Sementara untuk armor (senjata) kita full membuat sendiri dari spon ati yang diwarnai dengan cat minyak,” jelasnya.

Selain ingin turut melestarikan kebudayaan, anggota grup yang kebanyakan adalah generasi milenial ini juga ingin membangun kebersamaan dalam keberagaman. Sebab, meskipun dalam perayaan tahun baru China, dan mengangkat cerita dari China, anggota grup ini berasal dari lintas golongan.