Ditangkap Polisi, Fachri Albar Menunduk dan Tutupi Wajah dengan Topi

88

Setelah dilakukan penangkapan, Fachri langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan. Saat dilakukan konferensi pers, wajah Fachri Albar tidak ditutup dengan sebo.

Dia tampak tegar saat menggunakan pakaian tahanan berwarna oranye dan topi berwarna hitam bercorak putih. Fachri tidak berkata satu kalimat pun saat digelandang aparat kepolisian. Terlihat kantung mata yang besar dan terus-menerus menunduk.

Aktor ganteng Fachri Albar ditangkap polisi karena mengonsumsi narkoba
(Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan dalam penangkapan tersangka Fahri Albar, istrinya sangat terkejut.

Selain terbukti menggunakan narkotika jenis sabu, Fachri juga terbukti mengunakan salah satu obat psikotropika bernama dumolit dan calmlet. Dalam temuannya ada tiga belas butir dumolit dan satu butir calmlet tersebut.

“Menurut pengakuan dari pelaku, dia menggunakan dumolit dan calmlet untuk menenangkan dirinya. Penggunaan obat itu juga berdasarkan saran dari dokter yang menyarankan dirinya agar menggunakan obat itu saat melakukan treatment,” tutur Mardiaz di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

Kemudian menurut asisten rumah tangga yang bekerja di sana, lanjut Mardiaz, Fachri sering menuju ke salah satu kamar yang ada di lantai satu bersama dengan teman-temannya. “Saat penggerebakan, barang bukti ditemukan di kamar tersebut,” pungkas Mardiaz.

Menurut keterangan pelaku, lanjut Mardiaz, FA sudah menggunakan ganja sejak tahun 2015. Namun untuk narkotika jenis sabu, pelaku mengaku baru satu tahun terakhir menggunakan barang haram tersebut.

Akibat perbuatannya tersebut, Fahri Albar akan dikenakan pasal 112 juncto 111, dengan masa kurungan sedikitnya empat tahun dan paling lama dua belas tahun penjara.


(ce1/ipy/JPC)

BAGIKAN