Dalmas Bubarkan Demonstran Anarkis

397
ANARKIS: Petugas Polres Kendal mencoba menghadang massa yang anarkis dalam simulasi pengamaman Pilgub 2018 di Stadion Utama Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANARKIS: Petugas Polres Kendal mencoba menghadang massa yang anarkis dalam simulasi pengamaman Pilgub 2018 di Stadion Utama Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL— Ratusan petugas Polres Kendal mencoba menghalau massa yang merangsek masuk ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, dengan membuat pagar betis. Massa tak terima dengan hasil pemungutan suara. Kericuhan pun terjadi.

Mereka melakukan orasi dengan tuntutan agar penghitungan dan pemungutan suara dilakukan ulang. Hal itu lantaran massa menilai banyak terjadi kecurangan dan dugaan politik uang yang terjadi jelang pemungutan suara.

Namun tuntan tersebut tidak dihiraukan oleh KPU. Lantaran menilai proses pemungutan dan penghitungan suara sudah dilakukan secara sah. Mengetahui itu, ratusan massa menjadi tak terkendali. Massa kemudian menerobos masuk pintu dan hendak melakukan pengrusakan terhadap kantor KPU.

Aksi saling dorong antara petugas dengan massa pengunjuk rasa pun tak terelakkan. Setelah berjibaku sekian lama, akhirnya Kapolres Kendal Adiwijaya menurunkan mobil temabakan gas air mata dan tembakan air dari satu unit mobil water canon. Tak lama kemudian massa pun tenang.

Itulah pemandangan simulasi pengamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng (Pilgub) di wilayah Kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya, mengatakan simulasi tersebut sebagai bahan pembelajaran masyarakat bagaimana tata cara penanganan pengamanan yang akan dilakukan Polres Kendal dalam Pilgub nantinya.

“Cara ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan petugas Polri. Intinya dari jajaran Polres Kendal siap memberikan pengamanan penuh, agar masyarakat merasa aman dan tidak terporfokasi,” ujarnya, Selasa (25/8). (bud/zal)