Sikuit Motor Sengkarang Diresmikan

359
DIRESMIKAN: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat meresmikan sirkuit motor di bantaran sungai sengkarang, Desa Pacar, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRESMIKAN: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat meresmikan sirkuit motor di bantaran sungai sengkarang, Desa Pacar, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bantaran Sungai Sengkarang atau Kali Pencongan, yang ada di Desa Pacar Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang semula kumuh dan menjadi tempat pembuangan sampah kini dikembangkan menjadi sirkut motocross untuk pembalap motor di kawasan Pekalongan, Pemalang, hingga Batang.

Sirkuit tersebut diresmikan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Senin (12/02) kemarin. Ke depan rencananya akan dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan prestasi sampai tingkat Nasional, dan menjadi wisata motor sirkuit yang menarik.

Pengelola sirkuit Sengkarang Umar Ahmad mengugkapkan penggarapan Sirkuit Sengkarang akan memberikan fasilitas bagi croser di Pekalongan dan sekitarnya, termasuk tempat penyelenggaraan event berskala nasional. Serta dapat digunakan untuk ajang latihan bagi croser pemula, amatir maupun profesional.

“Pembuatannya sendiri dilakukan secara gotong royong, iuran bersama anggota, yang terbentuk sejak tahun 2010, dan sekarang sudah mencapai ratusan anggota. Bahkan telah dua kali menyelenggaran event motocross, serta sempat vakum setelah tahun 2012,” ungkap Umar Ahmad.

Umar Ahmad juga mengatakan dengan adanya sirkuit tersebut, maka akan menumbuhkan kembali semangat olahraga dan menjadikan ajang prestasi. Karena selama ini anak motor, sering mendapat cap negatif sebagai kelompok ngawur dan seenaknya sendiri.

“Semoga niatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, untuk membantu mengembangkan sirkut yang sekarang masih apa adanya, dengan banyak kekurangan,” kata Umar Ahmad.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh, terhadap langkah pembuatan sirkuit. Bahkan pihaknya akan membangun berbagai fasilitas, agar sirkuit layak untuk kegiatan skala Nasional.

“Karena kawasan di Sungai Pencongan dan Sengkarang ini merupakan, kawasan yang akan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata air di Kota Santri. Kalau daerah pegunungan sudah, dan sekarang menjadi destinasi nasional,” ungkap bupati.

Menurutnya kawasan Sungai Sengkarang atau kali Pencongan, menjadi target pengelolaan pariwisata, khususnya wisata air, karena merupakan sungai terbaik di sepanjang Pantura, dengan debit air stabil sehingga layak digunakan.

“Ditambah sekarang ada sirkuit, sehingga nanti akan mendongkrak pariwisata Kabupaten Pekalongan, dan mendorong perekonomian. Dan ini merupakan strategi untuk mengangkat Kota Santri di tingkat Nasional. Serta mewujudkan cita cita masyarakat kuat sejahtera lahir dan bathin,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)