Masih Butuh Lahan 56 Hektare

Pembangunan Tol Batang-Semarang

162
PENJELASAN: Warga Batang yang terkena imbas pembangunan perluasan tol, kembali diundang Pemda untuk diberi penjelasan proses ganti untung tanah yang dibeli pihak tol. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENJELASAN: Warga Batang yang terkena imbas pembangunan perluasan tol, kembali diundang Pemda untuk diberi penjelasan proses ganti untung tanah yang dibeli pihak tol. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Setelah dilakukan pembangunan sejak tahun kemarin, ternyata ruas tol trans Jawa masih membutuhkan lahan baru seluas 56 hektare. Di banyak titik butuh perlebaran, karena kemiringan dinding tol sangat kurang. Untuk itu, tanah butuh dipangkas lagi agar kemiringan dinding tol lebih aman.

“Ada beberapa titik  dinding jalan tol yang terlalu miring, sehingga dirasa cukup berbahaya karena rawan longsor, untuk itu perlu dipangkas. Sehinga butuh pelebaran lahan lagi ke samping kanan dan kiri jalan,” ucap Pejabat Pembuat Komitmen Tol Ruas Batang-Semarang Wijayanto saat konsultasi publik terkait pembangunan tol di Aula Pemkab Batang, Senin (12/2).

Terutama, kata pria yang akrab disapa Toto adalah banyak lokasi di Kabupaten Batang yang harus diperlebar lagi, agar dinding tol aman. Terlebih ada beberapa titik tol yang dekat perumahan, sehingga butuh di buat lebih miring agar meminimalisir longsor.

Khusus untuk di Kabupaten Batang, total lahan baru yang dibutuhkan adalah 56 hektare. Lahan tersebut dari perbatasan di Desa Masin Kecamatan Warungasem hingga Batang Timur. Untuk mempermudah proses administrasi ganti untung, pada kesempatan kemarin pihaknya menegaskan kepada pemilik tanah dan rumah harus jpaham proses dan persyaratannya. Dan harus menjelaskan secara detail perihal kempelikan tanah, termasuk jika ada tanah waris dan juga wakaf jika ada.

Kepala Bagian Pemerintahan Biro Otda dan Kerjasama Setda Provinsi Jateng Bambang Herwanto mengatakan   konsultasi publik ini adalah untuk terkait lahan tol yang sedang direncanakan perlu penambahan banyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here