Janji Bikin E-KTP Empat Hari Jadi

323
Adi Tri Hananto (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Adi Tri Hananto (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pelayanan pembuatan E-KTP di Kota Semarang kerap menjadi sorotan. Pasalnya, tak sedikit warga yang mengeluh hingga bertahun-tahun E-KTP tak kunjung jadi, dan hanya diberikan surat keterangan (suket). Namun saat ini telah diberlakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan E-KTP yang hanya membutuhkan waktu empat hari kerja langsung jadi.

Memang dalam praktiknya, masih ada pelayanan teknis yang belum sesuai harapan. Bahkan ada warga yang menunggu satu tahun sejak 2016-2017 belum mendapatkan cetakan kartu E-KTP. Antrean daftar tunggu pencetakan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang sebelumnya mencapai 120 ribu penduduk yang belum dicetak. Tumpukan tersebut menjadi utang Dispendukcapil untuk dicetak secara bertahap. “Saat ini, utang tumpukan itu sudah berangsur berkurang, ada kurang lebih 30 ribu yang belum dicetak,” kata Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto, Senin (12/2).

Terkait masih banyak keluhan keterlambatan penerbitan E-KTP oleh pemohon sejak 2016-2017, pihaknya memastikan akan kembali normal. “Sebelumnya memang terkendala tidak adanya blanko, tetapi sejak akhir 2017, sudah tersedia. Penerbitan E-KTP di Kota Semarang sudah lancar,” ujarnya.

Pelayanan saat ini, lanjut Adi, ada dua strategi. Pertama, pihaknya akan menyelesaikan utang tumpukan yang belum diterbitkan. Kedua, pemohon baru akan langsung diterbitkan. “Seharusnya, sesuai SOP-nya empat hari jadi. Pembenahan-pembenahan akan terus kami lakukan. Sejak Desember 2017, pemohon E KTP baru lebih cepat,” kata mantan Sekda Kota Semarang ini.

Dia menyarankan, agar pemohon E-KTP lama yang belum mendapatkan kartu bisa mendatangi di kantor pelayanan untuk menanyakan. Nanti Surat Keterangan (Suket) atau KTP Sementara ditarik dan diberikan resi. Setelah diberikan resi akan dilakukan pencetakan.