Berharap BBWS Atur Pintu Air

233
LANGGANAN ROB : Air rob dan luapan sungai merendam perkampungan di Desa Sayung dan Kalisari, Kecamatan Sayung. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
LANGGANAN ROB : Air rob dan luapan sungai merendam perkampungan di Desa Sayung dan Kalisari, Kecamatan Sayung. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Dua desa terendam banjir akibat luapan Sungai Dombo dan rob. Yakni, Desa Sayung dan Desa Kalisari, Kecamatan Sayung.

Camat Sayung, Sugeng Pujiono mengungkapkan, banjir yang melanda dua desa tersebut sudah merata dan hampir menggenangi semua rumah warga.

“Untuk Desa Sayung sudah terendam selama 2 bulan terakhir ini,” katanya.

Dia menambahkan, banjir yang meluap akibat rob dan talud saluran air sungai yang bocor. Menurutnya, untuk menanggulangi masalah ini, diharapkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana segera melakukan pembagian air di pintu Pucanggading Mranggen dan sungai Kali Babon serta Banjir Kanal Timur Semarang.

Dengan demikian, debit air ditiga aluran sungai tersebut dapat mengalir secara seimbang dan tidak terjadi luapan. “Kita juga berharap, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat memberikan partisipasinya untuk memberikan bantuan sesuai dengan kewenangannya,”ujar Sugeng. (hib/zal)