Tahun Ini Kembali Kucurkan Rp 350 M

Kredit Mitra Jateng 25 (KMJ 25) Disambut Antusias Masyarakat

221
JALAN PAGI : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Tegal Ki Enthus Susmono, dan Dirut Bank Jateng Supriyatno saat melepas peserta Jalan Bareng Gubernur Jateng di Taman Rakyat Slawi, Minggu (11/2). (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)
JALAN PAGI : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Tegal Ki Enthus Susmono, dan Dirut Bank Jateng Supriyatno saat melepas peserta Jalan Bareng Gubernur Jateng di Taman Rakyat Slawi, Minggu (11/2). (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Program kredit bunga rendah tanpa agunan, Mitra Jateng 25 yang digagas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo disambut antusias masyarakat. Nasabah Kredit Mitra Jateng 25 (KMJ 25) saat ini sudah mencapai 16 ribu lebih. Tahun 2018 ini, Bank Jateng akan kembali mengucurkan dana Rp 350 miliar untuk alokasi KMJ 25 di 35 kabupaten/kota.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan KMJ 25 dengan bunga hanya 7 persen merupakan bentuk keberpihakan pada rakyat. “KMJ 25 sudah kita pantau dan perkembangannya bagus, nasabahnya sekarang sudah 16 ribu lebih,” katanya dalam acara “Grebeg Pantura KMJ 25” yang digelar Bank Jateng di Taman Rakyat Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (11/2).

MITRA BINAAN : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Dirut Bank Jateng Supriyatno saat meninjau salah satu stan mitra binaan Bank Jateng. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)
MITRA BINAAN : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Dirut Bank Jateng Supriyatno saat meninjau salah satu stan mitra binaan Bank Jateng. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)

Menurut dia, respon bagus terhadap KMJ 25 menjadi bukti bahwa usaha mikro kecil menengah (UMKM) jika diberi pinjaman, pengembaliannya cukup lancar. “Yang sering terjadi kan kalau mereka kepepet, akan lari ke rentenir, maka kita kasih kemudahan akses ke perbankan agar UMKM mendapatkan manfaat,” paparnya. Kredit berbunga rendah dan tanpa agunan tersebut juga dicontoh sejumlah daerah lain.

Dia menambahkan, akses perbankan tersebut akan bertambah setelah Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) juga meluncurkan kredit dengan bunga 8 persen. Dengan berbagai kemudahan tersebut, dia berharap UMKM bisa hidup, mandiri, dan usahanya berkembang. “Kalau itu terjadi, maka salah satu bunyi Trisakti Bung Karno, yaitu Berdikari Secara Ekonomi akan terlaksana,” katanya. Ganjar juga berpesan kepada Bank Jateng untuk melayani nasabah dan masyarakat dengan baik. Jika perlu, ada aksi jemput bola untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.