33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Rita Pasaraya Berhenti Operasi

Mulai Hari Ini

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Mulai hari ini, Senin (12/2), Rita Pasaraya harus menghentikan aktivitasnya di Gedung Pasar Plaza Wonosobo lantai 2 dan 3. Pemkab Wonosobo tak lagi memberikan toleransi dengan tetap menjalankan kesepakatan pada Maret 2017. Saat itu, manajemen Rita Pasaraya diberi toleransi hingga 12 Februari 2018 untuk menyiapkan kepindahan dari Plaza Wonosobo yang telah habis masa kontraknya.

“Kesempatan waktu pindah  akan dibahas antara manajemen dengan pengelola. Yang kita harapkan, aset dijaga bersama. Kalau pemindahan tidak waton, tempat yang ditinggalkan dalam kondisi bagus. Tidak semrawut,” kata Sekda Wonosobo Eko Sutrisno usai memimpin rapat dengan jajaran manajemen Rita Pasaraya, karyawan, serikat pekerja, Paguyuban Pedagang Pasar Induk Wonosobo serta sejumlah SKPD di ruang Mangunkusumo, akhir pekan lalu.

Menurutnya, masalah Rita Pasaraya sudah jelas, tidak ada perpanjangan lagi. Setelah masa kontrak dan toleransi habis, eks gedung Rita Pasararaya  akan digunakan oleh pemerintah daerah.

Sementara berkaitan dengan nasib tenaga kerja, Eko berharap pihak manajeman bersikap bijaksana dengan mengacu pada aturan ketenagakerjaan. Ia meminta Dinas Tenaga Kerja Wonosobo untuk mengawal nasib tenaga kerja tersebut.

Dengan keputusan tersebut, pihak manajemen Rita Pasaraya mengaku pasrah. Rita Pasaraya akan membangun gedung baru yang lebih besar. “Sebagai warga negara yang baik kita ikut apa yang menjadi keputusan pemerintah, namun kita berharap kalau diberi kesempatan hingga pembangunan gedung selesai,” ungkap Pemilik Rita Pasaraya Buntoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PAS-Final Ungkap Aset Tersembunyi 

SEMARANG–Wajib pajak (WP) dengan harta yang masih belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) maupun dalam program pengampunan pajak tahun lalu, masih diberi kesempatan...

Laris Dipesan Sebelum Launching

RADARSEMARANG.COM - Anak muda zaman sekarang banyak yang tak malu untuk menjadi pengusaha dibanding bekerja kantoran. Salah satu bisnis yang banyak dibidik adalah kuliner....

PDBI Ajukan 10 Nomor Lomba

SEMARANG - Pengprov Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jateng mengajukan 10 nomor dalam empat kategori perlombaan untuk kualifikasi Porprov Jateng 2018 di Kota Semarang,...

Selewengkan Bansos Rp 13,45 M

SEMARANG - Oknum Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menjadi tersangka dugaan korupsi penyelewengan bantuan sosial (bansos) pekerjaan pengadaan benih tebu pola II tahap II...

HPP Rendah, Petani Tolak Diserap Bulog

BATANG - Rendahnya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dibanding harga pasar membuat petani di Kabupaten Batang menolak beras hasil panennya diserap Badan Urusan Logistik (Bulog)....

Musthofa Konsolidasi ke DPC PDIP di Jateng 

TEGAL- Sebagai bentuk keseriusan serta menghargai struktural partai sampai tingkat bawah, H Musthofa mulai melakukan konsolidasi serta sosialisasi ke DPC PDI Perjuangan di Jawa...