RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Mulai hari ini, Senin (12/2), Rita Pasaraya harus menghentikan aktivitasnya di Gedung Pasar Plaza Wonosobo lantai 2 dan 3. Pemkab Wonosobo tak lagi memberikan toleransi dengan tetap menjalankan kesepakatan pada Maret 2017. Saat itu, manajemen Rita Pasaraya diberi toleransi hingga 12 Februari 2018 untuk menyiapkan kepindahan dari Plaza Wonosobo yang telah habis masa kontraknya.

“Kesempatan waktu pindah  akan dibahas antara manajemen dengan pengelola. Yang kita harapkan, aset dijaga bersama. Kalau pemindahan tidak waton, tempat yang ditinggalkan dalam kondisi bagus. Tidak semrawut,” kata Sekda Wonosobo Eko Sutrisno usai memimpin rapat dengan jajaran manajemen Rita Pasaraya, karyawan, serikat pekerja, Paguyuban Pedagang Pasar Induk Wonosobo serta sejumlah SKPD di ruang Mangunkusumo, akhir pekan lalu.

Menurutnya, masalah Rita Pasaraya sudah jelas, tidak ada perpanjangan lagi. Setelah masa kontrak dan toleransi habis, eks gedung Rita Pasararaya  akan digunakan oleh pemerintah daerah.

Sementara berkaitan dengan nasib tenaga kerja, Eko berharap pihak manajeman bersikap bijaksana dengan mengacu pada aturan ketenagakerjaan. Ia meminta Dinas Tenaga Kerja Wonosobo untuk mengawal nasib tenaga kerja tersebut.

Dengan keputusan tersebut, pihak manajemen Rita Pasaraya mengaku pasrah. Rita Pasaraya akan membangun gedung baru yang lebih besar. “Sebagai warga negara yang baik kita ikut apa yang menjadi keputusan pemerintah, namun kita berharap kalau diberi kesempatan hingga pembangunan gedung selesai,” ungkap Pemilik Rita Pasaraya Buntoro.