Politik Perlu Kegembiraan, Bukan Ancam-Mengancam

346
PEMIMPIN JUJUR: Bakal calon Gubernur Jateng Sudirman Said saat menghadiri acara gerak jalan dalam rangka HUT 10 tahun Partai Gerindra di Alun-Alun Kota Jepara, kemarin. (JPG)
PEMIMPIN JUJUR: Bakal calon Gubernur Jateng Sudirman Said saat menghadiri acara gerak jalan dalam rangka HUT 10 tahun Partai Gerindra di Alun-Alun Kota Jepara, kemarin. (JPG)

RADARSEMARANG.COM, JEPARA – Politik perlu kegembiraan. Tidak perlu ancam-mengancam, apalagi menggunakan kekerasan, fisik maupun ujaran.“Rakyat perlu kegembiraan. Jangan dihasut untuk saling ancam, saling serang dengan ujaran-ujaran yang tidak patut. Apalagi sampai menjurus serangan fisik,” tandas bakal calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said di hadapan ribuan massa yang mengikuti gerak jalan dalam rangka HUT 10 tahun Partai Gerindra, Minggu (10/2) di Alun-Alun Kota Jepara.

Pak Dirman berharap, Pilkada Jateng 2018 berlangsung dengan aman dan damai. Karenanya, dia mengimbau para kontestan dan para pendukungnya menjaga suasana agar senantiasa dalam kondisi yang kondusif.

“Kepada para pendukung saya, baik yang berasal dari massa parpol maupun relawan mari kita berikan contoh berdemokrasi yang baik, berdemokrasi yang gembira. Bukan demokrasi yang membuat rakyat takut, apalagi menderita,” kata Pak Dirman.

Tidak kalah penting, lanjut Pak Dirman, pihak penyelenggara dan birokrasi pemerintahan di semua level, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai ke desa harus bersikap netral. Keberpihakan terhadap salah satu kandidat dikhawatirkan bisa memicu konflik horizontal yang sangat tidak diharapkan.

Dalam kesempatan itu Pak Dirman juga mengajak warga Jepara khususnya, dan Jateng umumnya untuk memilih pemimpin yang jujur. Karena hanya pemimpin yang jujurlah yang akan membawa Jateng lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera.

“Siapa yang ingin perubahan, pilihlah pemimpin yang jujur. Pemimpin yang jujur akan bekerja tidak untuk dirinya sendiri, tetapi sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat banyak,” pungkas Pak Dirman.  (har/aro)