Pemda Tangani Bencana Alam Dengan Quick Respons

178
QUICK RESPONSE : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Bisri Romli saat mengunjungi Desa Jeruksari. Korban banjir rob segera teratasi dengan adanya tanggul raksasa. (Taufik Hidayat/Radar Semarang)
QUICK RESPONSE : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Bisri Romli saat mengunjungi Desa Jeruksari. Korban banjir rob segera teratasi dengan adanya tanggul raksasa. (Taufik Hidayat/Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kecamatan Paninggaran, Petungkriyono, Lebakbarang, Kandangserang dan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan merupakan daerah merah atau rawan bencana alam berupa longsor yang terjadi setiap musim penghujan. Namun kondisi ini tidak membuat warga yang ada di daerah tersebut khawatir.

Pasalnya dalam penanganan bencana yang ada di Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerapkan sistem quick response atau respon cepat dengan hadir di tempat. Tujuannya agar bisa mengambil tindakan yang cepat, memberikan solusi dan penanganan yang cepat, sesuai harapan para korban musibah bencana alam, baik longsor, banjir atau bencana lainnya.

Seperti yang terjadi dalam sepekan terakhir. Longsor di wilayah perbatasan Desa Bodas dan Klesem, Kecamatan Kandangserang yang sempat mengisolir ratusan kepala keluarga di Desa Klesem, Sabtu (3/2) lalu, akhirnya bisa terbuka kembali. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, yang didampingi Sekretaris Daerah Mukaromah Syakoer MM dan beberapa kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait, langsung mendatangi lokasi longsor untuk membantu hingga akses jalan Desa Bodas Klesem ini dapat dilalui. Akses jalan akhirnya kembali normal dan bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Tindakan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dengan menerapkan sistem quick response atau respons cepat yang hadir di tempat, didukung sepenuh oleh anggota TNI, Polri , PMI, Pramuka, Tagana, Banser, dan seluruh OPD terkait serta masyarakat sekitar. Mereka bergotong royong dan kerja bakti pada setiap bencana yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Dengan sistem quick response atau respons cepat yang kita terapkan dan kita hadir langsung pada saat kejadian bencana, maka bisa langsung memberikan solusi, mengkoordinir dan memberikan solusi penanganan yang tepat. Termasuk penanganan bencana longsor dan banjir yang baru saja terjadi beberapa waktu lalu,” jelas Bupati Asip, Jumat (9/2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here