Banjir kali ini terbilang yang besar. Setiap tahun dia selalu berhadapan dengan banjir. ”Kurang lebih 10 tahunan ini, banjir semalam yang paling besar,” tuturnya.

Sementara itu banjir yang menggenangi hingga pukul 22.00 ini menyebabkan 20 sak gabah kering meiliknya terendam. ”Baru kemarin, sepekan menjemur gabah ini malah kena banjir,” katanya.

Tapi bersyukur, Komariah hanya terendam gabahnya. Ada beberapa warga yang bahkan gabahnya sampai hanyut. ”Ada yang baru menjemur kemudian hanya ditutupi di atas penjemuran, tapi banjir datang langsung hilang gabahnya,” imbuhnya.

Selain di Desa Sumbersari banjir kemarin menggenangi beberapa titik seperti di jalan raya dan jalan desa. Seperti di Jalan Raya Pati – Sukolilo, pertigaan Lapangan Kecamatan Kayen hingga pertigaan Koh Jing sampai jembatan sompok Desa Kayen.

Kemudian sampai di pertigaan Asem Kemis menuju pertigaan Jembatan Guder, Desa Kayen. Selain itu, Jalan Raya Kayen – Tambakromo atau depan pasar Kayen – Desa Jatiroto banjir mencapai ketinggian 40 hingga 60 centimeter.

Selain itu depan KPRI Kecamatan Kayen  depan Kantor Pos Kayen banjir menggenangi dengan ketinggian 40 hingga 60 sentimeter. Serta jalan depan RSUD Kayen dan juga masuk di area rumah sakit daerah tersebut.