BERSEMANGAT: Salah satu warga mengambil durian yang dibentuk gunungan di Desa Criwik, Kecamatan Pancur, kemarin. (WISNU AJI/JAWA POS RADAR KUDUS)
BERSEMANGAT: Salah satu warga mengambil durian yang dibentuk gunungan di Desa Criwik, Kecamatan Pancur, kemarin. (WISNU AJI/JAWA POS RADAR KUDUS)

RADARSEMARANG.COM, REMBANG – Dalam Hitungan menit ratusan durian langsung ludes. Itu terjadi di pesta durian atau kenduren duren di Desa Criwik, Kecamatan Pancur, kemarin (10/2).

Dengan membayar tiket 50 ribu per orang dapat makan durian sepuasnya di tempat. Hanya saja kouta dibatasi panitia. Khusus anak yatim piatu sekitar 100 durian dan masyarakat umum 400 durian.

Saat acara durian habis. Namun, pengunjung dapat menikmati di sepanjang jalan masuk desa. Masyarakat menyediakan aneka jenis dan ukuran durian.

Pesta durian ini dimulai sekitar pukul 09.00. Diawali kirab gunungan. Isinya durian dibentuk gunungan.  Pesta ini diikuti Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto.

Koordinator Rembang Bergerak Ahmad Rif’an menyampaikan, kegiatan yang digelar kali ini wujud rasa syukur. Sebab, sejak dua tahun silam masyarakat Desa Criwik dan sekitar di Lereng Gunung Lasem mengalami paceklik durian.

”Sudah dua tahun kami rencanakan. Namun, banyak pohon yang mati dan pecah dan sebaliknya 2017 terjadi hujan berkepanjangan,” ungkapnya kemarin (10/2).