Bimbingan dan Konseling lewat Medsos

312
Oleh :  Sri Kustianingsih
Oleh :  Sri Kustianingsih

RADARSEMARANG.COM – PERKEMBANGAN teknologi  sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia dalam berbagai aspek kehidupan, bahkan tak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan sehari – hari. Teknologi sangat berperan penting dalam dunia pendidikan karena cikal bakal perkembangan manusia sebelum terjun kekehidupan bermasyarakat berawal dari bangku sekolah. Untuk itu, guru dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan tehnologi terutama komputer dan handphone, karena kedua teknologi ini sangat berhubungan erat dengan perkembangan siswa dalam pendidikan, biar dikatakan guru zaman now, guru harus aktif dalam mengikuti dan menggunakan teknologi, baik penggunaan dalam pembelajaran maupun berkomunikasi dengan siswa.

Bimbingan dan konseling sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu (siswa), dilaksanakan melalui berbagai macam layanan. Layanan tersebut  saat ini pada saat zaman semakin berkembang, tidak hanya dilakukan  dengan tatap muka secara langsung, tapi juga bisa dengan memanfaatkan media atau teknologi informasi yang ada. Tujuanya adalah tetap memberikan bimbingan dan konseling dengan cara – cara yang lebih menarik, interaktif, dan tidak terbatas tempat, tetapi juga tetep memperhatikan azas – azas dan kode etik dalam bimbingan dan konseling.

Menurut Dr Siti Sutarmi Fadhillah, pengertian media dalam perspektif BK adalah sebagai sarana yang digunakan untuk membantu dan mempermudah proses dalam  layanan Bimbingan dan Konseling. Media layanan BK adalah segala sesuatu yang dapat digunakan menyalurkan pesan atau informasi dari bimbingan pada klien atau individu yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat sebagai individu akan mengalami perubahan perilaku, sikap dan perbuatan ke arah yang lebih baik.

Salah satu penggunaan media yang sanggat penting adalah penggunaan media sosial karena penggunaan media sosial diperlukan guru bimbingan dan konseling dengan siswa agar terjalin keakraban proses konseling. Media sosial adalah sebuah media online dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial (Facebook, Twitter, Path, WhatsApp, Line, dan Instagram), wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Salah satu alasan mengapa media sosial sangat penting  dalam bimbingan dan konseling adalah memungkinkan antara guru pembimbing dan siswa berkomunikasi tidak harus face to face, karena anak ada yang berani langsung berkonsultasi dengan pembimbing secara face to face, ada juga  yang tidak berani secara face to face. Dengan adanya media sosial, anak bisa mencurahkan isi hati dan pikirannya dengan menulis di media sosial, bahkan ada anak lebih suka meluapkan emosinya ke media sosial. Padahal dengan menulis  masalah pribadi di media sosial, tidak terjaga kerahasiaannya, bahkan akan menjadi konsumsi publik. Agar anak tak salah dalam penggunaan media sosial, guru harus jeli dan mengarahkan penggunaan media sosial  dengan baik. (as3/aro)

Guru SMA Negeri 1 Mranggen