Banjir Ganggu Perjalanan KA

216

RADARSEMARANG.COM – SELAIN melumpuhkan jalur Pantura Semarang-Kendal, banjir bandang yang terjadi di Mangkang ternyata juga membuat perjalanan kereta api (KA) dari dan menuju Semarang terganggu bahkan mengalami keterlambatan.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang, Suprapto, mengatakan, sedikitnya ada tiga titik banjir yang terpantau di lintas jalur kereta api, yakni di Jerakah-Mangkang KM 11+2/8, kedua di Kaliwungu-Mangkang KM 15 + ½, dan  Kaliwungu-Kalibodri KM 20 + 700 sampai 21 + 200. “KA sempat harus berjalan pelan karena banjir yang terjadi,” katanya kemarin.

Ia menjelaskan, dua titik yakni  di Jerakah-Mangkang KM 11+2/8 dan di Kaliwungu-Mangkang KM 15 + 1/2 tersebut, ketinggian air banjir mencapai 10 sentimeter di atas kepala rel, sementara batas ketinggian air harus di bawah 12 sentimeter. “Kecepatan KA hanya 20 km/jam, batas maksimalnya adalah kalau ketinggian air sudah 12 sentimeter di atas kepala rel, KA sudah tidak bisa melintas. Untuk kasus semalam, masih batas aman, sehingga KA hanya mengurangi kecepatan,” tuturnya.

Untuk titik banji di Kaliwungu-Kalibodri KM 20 + 700 sampai 21 + 200 yang hanya bisa dilalui satu jalur, karena ada tumpukan sampah sisa banjir. Alhasil, KA hanya bisa melintasi satu jalur menunggu jalur satunya yang masih dalam proses pembersihan sampah yang menghalangi perjalanan KA.”Petugas kami langsung melakukan pembersihan, namun saat itu KA harus lewat secara bergantian,” katanya.

Setidaknya, ada tujuh KA yang mengalami keterlambatan perjalanan akibat banjir, yakni KA 143 (Jayabaya relasi Malang-Pasar Senen), KA 144 (Jayabaya relasi Pasar Senen-Malang), dan  KA 404 (Kaligung relasi Brebes-Semarang Tawang). Selain itu, KA 77 (Gumarang relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir), KA 178 (Kertajaya relasi Pasar Senen-Surabaya), KA plb 7069 (Tawang Jaya Premium relasi Semarang Tawang-Pasar Senen), dan KA 175 (Brantas relasi Malang-Pasar Senen). “Untuk siang ini (kemarin, Red) jalur sudah bisa dilalui dengan normal, jadi sudah tidak ada keterlambatan”pungkasnya.(den/aro)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here