Polres Siap Tindak Tegas

343

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Jelang penetapan nomor urut calon pasangan gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jateng 2018, Polres Kendal mengimbau para pendukung untuk tidak saling melakukan black campaign (kampanye hitam). Lebih-lebih melakukan fitnah dan adu domba  dengan menyebarkan berita bohong (hoax).

“Selain berita hoax maupun kampanye hitam, masyarakat juga jangan menggugah maupun terprovokasi ujaran kebencian yang marak muncul di media sosial. Terutama yang menyangkut isu SARA, karena bisa menyebabkan gangguan keamanan,” kata Kapolres Kendal, AKBP Adi Wijaya.

Adi Wijaya berharap Pilgub benar benar dimanfaatkan  untuk mencari pemimpin Jateng yang baik. Yakni dengan melihat program maupun visi misi dari masing-masing calon.

“Jangan terpengaruh dengan isu yang dapat memecah belah, memberikan dukungan boleh tapi juga jangan fanatik,” tandasnya.

Polri, lanjut Adi, akan menindak tegas siapapun yang menyebarkan berita hoax, ujaran kebencian ataupun kampanye hitam. Polri dalam hal ini, akan menjaga keamaan dengan melibatkan seluruh babinkatibmas untuk melakukan pengawasan.

“Jika ada oknum yang melakukan kampanye hitam, menyebar berita hoax dan ujaran kebencian, segera laporkan kepada kami,” tandasnya. “Saya tegaskan Polri dan bebas dari intervenasi pihak manapun,” tegasnya. (bud/zal)