Pembangunan Harus Libatkan Pemuda

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seluruh elemen pemuda harus mendapat tempat dan diberdayakan dalam pembangunan di Jateng. Hal tersebut sebagai salah satu cara meningkatkan daya saing pemuda Jateng di kancah nasional. Untuk itulah, pasangan Sudirman-Ida Fauziyah diminta bisa benar-benar mengoptimalkan keberadaan pemuda di Jateng.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Jateng, Zaenudin,menambahkan untuk memperoleh tempat yang layak dan bisa diberdayakan, pemuda harus membangun kompetensinya sekaligus mampu menyesuaikan diri. “Jangan seperti dinosaurus. Memiliki kemampuan dan kekuatan yang luar biasa. Namun hanya dikenang, karena tidak bisa beradaptasi dengan iklim dan lingkungan. Maka kita harus menyesuaikan diri,” katanya dalam diskusi di Markas Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih 95, Semarang.

Ia menambahkan, Jateng saat ini menjadi barometer pergerakan nasional, dalam hal apapun, dari kepemudaan sampai pemerintahannya. Namun, menurut dia, konektivitas organisasi kepemudaan di Jateng tidak pernah diperhatikan pemerintahan saat ini. “Kalau ingin pemuda Jawa Tengah mengejar ketertinggalan ini, solusinya harus ganti pemimpin, ganti sing anyar,” tegasnya.

Ketua GP Ansor Jateng, Sholahudin mengatakan, tidak ada jalan lain untuk mendorong kemajuan di Jateng, kecuali dengan memberdayakan dan pemberian ruang pada pemuda. Jateng harus belajar dari Jakarta dan Bandung. “Perkembangan kelas menengah di dua daerah itu saat ini dikuasai generasi milenial,” katanya.

Ia menambahkan, dalam percaturan politik, keberadaan pemuda memang menarik sekaligus tidak menarik. Penting, namun di sisi lain tidak penting. “Jika jadi caleg, saya lebih memilih mendekati ibu-ibu muslimat daripada mahasiswa. Tapi saya tidak bisa meninggalkan mahasiswa atau pemuda begitu saja,” tambahnya.

Saat ini perubahan revolusioner terjadi karena teknologi. Pakar revolusi sampai pun Marx, kalah dengan pergerakan ini. “Nah, siapa pemegang kendali dalam ranah teknologi? Pemuda, generasi milenial,” tambahnya.

Minimnya perhatian pemerintah terhadap pemuda juga diungkapkan Abdul Walid, pegiat Santren Delik, Semarang. Dia pernah menjabat Ketua UMKM Jateng. “Orang Jawa Barat, Jawa Timur, ketika keluar bangga menyebut daerahnya. Orang Jawa Tengah bawa nama Jawa Tengah, percaya diri atau tidak? Sangat sedikit,” tambahnya. (fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -