Mundjirin Dukung Potong Gaji ASN untuk Zakat

163

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Bupati Semarang Mundjirin mendukung adanya wacana dari Kementerian Agama (Kemenag) yang akan memotong gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk keperluan zakat. Wacana kebijakan pemotongan gaji ASN sebesar 2,5 persen tersebut sebenarnya sudah dilakukan di Kabupaten Semarang sejak 2016 lalu. “Itu program yang baik, harus didukung dan direalisasikan,” kata Mundjirin, Kamis (8/2) kemarin.

Pemotongan gaji ASN tersebut dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang. “Itu bagus ya. Saya kira, kalau dia sadar (malah) tidak usah dipotong sudah menyerahkan sendiri,” tuturnya.

Dikatakan Mundjirin, Baznas Kabupaten Semarang yang berhasil melakukan pemotongan tersebut, mendapatkan penghargaan Baznas Award 2017. Setelah dinilai memiliki kinerja yang baik. Baik itu dalam pengelolaan hingga pendistribusian zakat yang tepat sasaran. Karena itulah, apabila Kemenag benar-benar merealisasikan wacana kebijakan tersebut, pihaknya sangat mendukung.

“Bahkan itu sudah dilakukan waktu dulu belum bernama Baznas, tapi Bazis. Waktu itu, pegawai negeri langsung dipotong. Kalau kebijakan Pak Menteri seperti itu, kita tinggal jalan,” katanya.

Disebutkan Mundjirin, jumlah dana yang dihimpun Baznas Kabupaten Semarang setiap bulannya mencapai Rp 180 juta hingga Rp 200 juta. Namun itu belum dilakukan secara maksimal. “Kami berharap akan ada terobosan-terobosan baru yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Semarang,” katanya.

Dengan demikian, jumlah zakat yang dihimpun Baznas Kabupaten Semarang tidak lagi di angka ratusan juta rupiah, melainkan miliaran. Selain bisa menghimpun zakat yang lebih banyak, Mundjirin berharap pendistribusian zakat ke depan lebih mendorong ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan permodalan.

“Ke depannya bisa dalam bentuk uang tunai. Nanti kami minta orang-orang yang mau berusaha, tapi dia miskin dan tidak punya modal. Misalnya jualan gorengan, bakul-bakul sayur, jamu-jamu gendong, nanti bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan saat ini pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur zakat atas gaji pokok ASN. (ewb/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here