Marak Begal di Jalan Desa, Warga Mluweh Resah

841

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Warga Desa Mluweh Kecamatan Ungaran Timur diresahkan sepak terjang begal di sepanjang jalan poros desa. Pasalnya, pada Rabu malam (7/2) kemarin, begal berusaha merampas kendaraan warga setempat yang melintas.

Salah satu warga Dusun Kalilateng Desa Mluweh, Mustikasari, 30, mengungkapkan percobaan perampasan tersebut terjadi di jalan poros desa tepatnya sepanjang hutan Penggaron. “Memang sudah lama nggak ada korban pembegalan, tapi sekarang ada lagi,” kata Mustikasari, Kamis (8/2) kemarin.

Mengetahui hal itu, warga setempat berharap aparat dari Polres Semarang untuk lebih mengintensifkan patroli di sepanjang jalan poros Desa Mluweh. Selain poros desa tersebut, Jalan Lingkungan Kaligawe Kelurahan Susukan yang menghubungkan dengan Desa Mluweh juga sangat rawan, karena minim penerangan saat malam hari.

Warga Dusun Kalilateng mengaku siap membantu pihak kepolisian dengan mengadakan patroli swakarsa. “Akan diadakan penerangan jalan dan patroli dari warga Mluweh setiap 30 menit sekali dengan piket bergilir, kalau warga tidak keberatan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap ada pelatihan beladiri khusus perempuan di Desa Mluweh. Supaya saat malam hari keluar rumah dan melintas di sepanjang jalan sepi dapat melindungi diri. “Baru diusulkan, mudah-mudahan bisa,” katanya.

Hal itu diakui Kepala Desa Mluweh, Asariyono bahwa, jalan poros desa tersebut memang minim penerangan saat malam hari. “Jalan sepanjang dua kilometer memang tidak ada lampunya,” kata Asariyono.