Marak Begal di Jalan Desa, Warga Mluweh Resah

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Warga Desa Mluweh Kecamatan Ungaran Timur diresahkan sepak terjang begal di sepanjang jalan poros desa. Pasalnya, pada Rabu malam (7/2) kemarin, begal berusaha merampas kendaraan warga setempat yang melintas.

Salah satu warga Dusun Kalilateng Desa Mluweh, Mustikasari, 30, mengungkapkan percobaan perampasan tersebut terjadi di jalan poros desa tepatnya sepanjang hutan Penggaron. “Memang sudah lama nggak ada korban pembegalan, tapi sekarang ada lagi,” kata Mustikasari, Kamis (8/2) kemarin.

Mengetahui hal itu, warga setempat berharap aparat dari Polres Semarang untuk lebih mengintensifkan patroli di sepanjang jalan poros Desa Mluweh. Selain poros desa tersebut, Jalan Lingkungan Kaligawe Kelurahan Susukan yang menghubungkan dengan Desa Mluweh juga sangat rawan, karena minim penerangan saat malam hari.

Warga Dusun Kalilateng mengaku siap membantu pihak kepolisian dengan mengadakan patroli swakarsa. “Akan diadakan penerangan jalan dan patroli dari warga Mluweh setiap 30 menit sekali dengan piket bergilir, kalau warga tidak keberatan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap ada pelatihan beladiri khusus perempuan di Desa Mluweh. Supaya saat malam hari keluar rumah dan melintas di sepanjang jalan sepi dapat melindungi diri. “Baru diusulkan, mudah-mudahan bisa,” katanya.

Hal itu diakui Kepala Desa Mluweh, Asariyono bahwa, jalan poros desa tersebut memang minim penerangan saat malam hari. “Jalan sepanjang dua kilometer memang tidak ada lampunya,” kata Asariyono.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -