AMANKAN JATENG : Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Gubernur Akmil Mayjen TNI Eko Margiono, Gubernur Akpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kapolda DIJ, Brigjend Pol Ahmad Dofiri, serta jajaran pejabat Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng usai simulasi pengamanan Pilkada di Makodam IV/Diponegoro, Jumat (9/2) kemarin. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMANKAN JATENG : Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Gubernur Akmil Mayjen TNI Eko Margiono, Gubernur Akpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kapolda DIJ, Brigjend Pol Ahmad Dofiri, serta jajaran pejabat Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng usai simulasi pengamanan Pilkada di Makodam IV/Diponegoro, Jumat (9/2) kemarin. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Orang tak dikenal berhasil menyusup pada acara kampanye salah satu calon gubenur dengan nomor 23. Bahkan, orang tersebut membagi-bagikan uang kepada masyarakat. Bersyukur, dengan kesigapan petugas, tersangka bisa dibekuk oleh petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

Di tengah orasi cagub tersebut mendadak ada yang pingsan. Ternyata, korban terkena lemparan benda berbahaya dari kelompok yang tidak bertanggung jawab. Korban langsung diamankan oleh petugas ke tempat aman.

SIGAP : Sebanyak 500 personel petugas gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP berjibaku mengamankan Pilkada yang sedang ricuh dalam simulasi di Kompleks Makodam IV/Diponegoro, Jumat (9/2) kemarin. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIGAP : Sebanyak 500 personel petugas gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP berjibaku mengamankan Pilkada yang sedang ricuh dalam simulasi di Kompleks Makodam IV/Diponegoro, Jumat (9/2) kemarin. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Namun permasalahan kembali muncul, saat rute kampanye melewati daerah rawan. Yakni daerah yang masyarakatnya sudah terprovokasi oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Petugas pun berupaya keras melindungi cagub. Tapi orang tak dikenal tersebut, justru menembaki kendaraan polisi dan melemparkan bom molotov berkali-kali.

Sehingga petugas harus mengerahkan kendaraan taktis untuk membantu menormalkan situasi, baik dengan membalas tembakan senjata dan gas air mata dari mobil water canon. Dan Tim VIP pun berhasil menyelamatkan cagub. Sedangkan tim gegana berhasil menghentikan gerakan orang tak dikenal dengan menembakkan barikade dan under car.

Beberapa kali suara bom molotov terdengar menggelegar di Kompleks Makodam IV/Diponegoro, Jumat (9/2) kemarin. Itulah sekilas gambaran simulasi pengamanan Pilkada Serentak di Jawa Tengah sekaligus dalam rangka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Jateng di Balai Diponegoro Makodam IV/Diponegoro Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, Jumat (9/2) kemarin. Hadir dalam Rapimda tersebut, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Gubernur Akmil Mayjen TNI Eko Margiono, Gubernur Akpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kapolda DIJ,  Brigjend Pol Ahmad Dofiri, serta jajaran pejabat Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng.

Dalam kesempatan tersebut Mayjen TNI Wuryanto mengatakan, TNI telah menyiapkan 6000 personel untuk membantu pengamanan Pilkada Serentak 2018 di wilayah Jateng. Mulai dari intelejen, babinsa dan lainnya.