Bank Jateng Dekatkan Pelayanan

662
DIBUKA : Wali Kota Yuliyanto didampingi Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya memotong pita tanda dibukanya kantor cabang pembantu syariah. (IST)
DIBUKA : Wali Kota Yuliyanto didampingi Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya memotong pita tanda dibukanya kantor cabang pembantu syariah. (IST)

RADARSEMARANG.COMSALATIGA – Bank Jateng membuka Kantor Cabang Pembantu Syariah Salatiga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan dan manfaat para nasabah. Saat ini telah ada 176
jaringan kantor yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Jaringan kantor tersebut terdiri dari 4 Kantor Cabang Syariah, 10 Kantor Capem Syariah, 10 Kantor Kas Syariah, 2 Kantor Payment Poin Syariah dan 150 Layanan Syariah.

“Banyak harapan yang berkembang di hati pemilik maupun manajemen Bank Jateng untuk mendukung pertumbuhan perekonomian berbasis syariah. Ke depan, pengembangan jasa layanan Bank Jateng Syariah akan dilakukan baik pada perluasan jaringan kantor maupun melalui pengembangan produk, baik dana, pembiayaan maupun jasa perbankan lainnya,” terang Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya saat meresmikan Kantor Cabang Pembantu Syariah di Jalan Patimura Salatiga, Jumat (9/2).

Dipaparkan dia, jika dilihat dari perspektif sektor usahanya, sebagian besar UMKM di wilayah Salatiga bergerak di sektor industri pengolahan, perdagangan, pertanian dan perikanan. Sementara itu, komoditi UMKM di Salatiga memiliki potensi yang besar untuk dibiayai oleh lembaga keuangan dan perbankan sebagai solusi kendala di bidang permodalan.

Kini total aset Syariah Bank Jateng telah mencapai Rp61,45 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 19,92 persen dari posisi akhir Desember 2016 sebesar Rp51,25 triliun. Laba usaha menunjukkan pula adanya kenaikan dari Rp1,34 triliun pada tahun 2016 menjadi Rp1,65 triliun pada tahun buku 2017 atau naik sebesar 22,65 persen.

Peresmian kantor dilakukan oleh Wali Kota Salatiga Yuliyanto dan ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita. Yuliyanto dalam sambutannya menyatakan apresiasinya terhadap perbankan yang mau membuka usaha di kota Salatiga. Menurutnya, meski kota kecil namun minat dunia perbankan untuk membuka usaha di Salatiga sangat tinggi. (sas/ton)