16 Investor Siap Serap Tenaga Kerja

200
DISKUSI: DPMPTSP dan Naker saat mengadakan rapat koordinasi bersama Komisi E DPRD Provinsi Jateng, beberapa waktu kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DISKUSI: DPMPTSP dan Naker saat mengadakan rapat koordinasi bersama Komisi E DPRD Provinsi Jateng, beberapa waktu kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 16 investor, yang terdiri dari asing dan lokal siap menggelontorkan modal mereka ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hal itu berdampak ketersediaan 8 ribu tenaga kerja baru. Sehingga bisa turut mempercepat pertumbuhan perekonomian daerah cukup progresif.

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Batang sebelumnya bersama Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengadakan rapat koordinasi. Bertujuan mengkaji dan mengembangkan peningkatan perekonomian masyarakat. Selain menggenjot program 1.000 wirausahawan baru, juga dalam mendatangkan investro di Batang.

“Selain memiliki program menumbuhkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten Batang juga sangat pro investor,” ucap Kepala DPMPTSP dan Naker Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih saat ditemuI di dikantornya, Jumat (9/2).

Selanjutnya terkait para investor yang saat ini terus menerus berdatangan untuk menanamkan modalnya. Dijelaskan Purwaningsih, pihak Pemkab Batang sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait perijinan Investor ataupun UMKM. Dengan tujuan yang utama untuk percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang.

Lebih lanjut, belasan investor tersebut terdiri atas 6 penanaman modal asing (PMA) dan 10 penanaman modal dalam negeri (PMDN). Dan semuan investor, kata Sri sudah melakukan konsultasi dan siap menanamkan investasinya.

“Apabila investor jadi membangun perusahaan di Batang maka dipastikan akan membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian warga, serta kemajuan pembangunan daerah,” ucapnya.

1
2
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here