RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kalangan DPRD Kota Magelang meminta pemkot bersikap humanis dalam menata pedagang di sepanjang Jalan Mataram. Pasalnya, penataan tersebut terkesan tak terstruktur sebab PKL yang ditertibkan tidak diberi relokasi yang sesuai.

“Seperti yang kami lihat, lokasi pengganti tidak sesuai atau tidak mendukung. Kami katakana penertiban tersebut tidak siap, hanya asal menertibkan saja,” papar Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang Waluyo, Rabu (7/2).

Waluyo mengatakan, pemerintah harusnya mampu merangkul pedagang dengan memberikan imbauan sebelum penertiban dengan menjelaskan lokasi baru yang tepat dan memenuhi. “Saya kira, pedagang pasti mau ditata dan dibina. Namun dengan catatan lahan pengganti sudah siap, agar nantinya ke depan tidak ada lagi gesekan,” imbuh Waluyo.

Wakil Ketua Komisi A Iwan Soeradmoko meminta secara khusus kepada Satpol PP agar penertiban tersebut bisa diperlonggar, mengingat hingga kini pemkot belum menyediakan lahan khusus. “Kami berupaya agar masyarakat, terutama pedagang bisa mendapat perhatian dan tidak timbul gesekan di kemudian hari,” ujarnya. (cr3/ton)