Pastikan Aman, Suporter Batang Sumpah Damai

298
DAMAI : Forkominda Kabupaten Batang bersama suporter Persibat Batang, sepakat menjaga ketertiban dan kedamaian untuk guyub rukun. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAMAI : Forkominda Kabupaten Batang bersama suporter Persibat Batang, sepakat menjaga ketertiban dan kedamaian untuk guyub rukun. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG–Sebanyak 176 perwakilan dari tiga unsur suporter Persibat Batang, sepakat menandatangani komitmen damai disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), di Aula Pemkab Batang, Rabu sore (7/2) kemarin. Ketiga kelompok yang hadir adalah Roban Mania (RM), Roban Rewo-Rewo (R3) dan Brigata Alas Roban (BUR).

Ada 13 poin pernyataan sikap bersama dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban pertandingan baik di dalam maupun di luar stadion. Sumpah damai tersebut diinisiasi Polres Batang dan Pemkab Batang, menyusul bentrok antar suporter Persibat Batang saat menjamu Persika Karawang dalam laga persahabatan, Jumat (26/1) lalu. Insiden tersebut mengakibatkan 10 korban luka-luka dan puluhan korban lainnya. Akhirnya, pihak kemananan membatalkan pertandingan dengan Persiba Balikpapan, meski sudah diagendakan sejak jauh hari.

Manajer Persibat Batang, Dheddy Irawan mengatakan bahwa dengan adanya kesepakatan damai tersebut, mudah-mudahan para suporter tidak sebatas slogan, tetapi dibuktikan dalam tindakan nyata baik di kandang maupun tandang. “Suporter adalah nafas terbesar persibat untuk mengarungi kompetisi Liga 2. Dengan begitu, manajemen bisa berupaya maksimal dalam mengembangkan industri sepak bola Kabupaten Batang agar dikenal di kancah persepakbolaan regional dan nasional,” terangnya.

Namun pihak manajemen, lanjut Deddy, turut berbenah. Namun, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih Persibat Batang Daniel Roekito. Sedangkan untuk pertandingan, manajemen akan memberikan tiket model baru berupa gelang, yang terdapat barcode-nya, sehingga pemasukan tiket benar-benar masuk ke Persibat, tidak dimanfaatkan oleh oknum.

Segala upaya yang dilakukan pihak menajemen akan percuma, tandasnya, jika tanpa dukungan suporter. Karena itulah, kami berharap suporter Batang dapat menjadi suporter cerdas, damai dan bersahabat. Jika suporter dapat menjaga kondusivitas dan keamanan, maka dengan sendirinya sponsor masuk. “Sebelumnya sudah ada beberapa sponsor yang mau masuk, tetapi belum jadi karena kurang yakin terhadap keamanan Batang,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga SIK menegaskan bahwa pihaknya sangat serius menangani masalah suporter di Kabupaten Batang. “Kami mohon kepada suporter perwakilan yang hadir, tolong sampaikan ke suporter lain bahwa Polres Batang bertekad menjaga iklim kondusif,” jelasnya.

Kendati begitu, Kapolres yakin dan optimistis ikrar dapat dilaksanakan oleh suporter. “Kami berharap ikrar tersebut diwujudkan saat uji tanding atau pertandingan Liga 2, demi kemajuan Persibat Batang. Ini akan memberikan kesan dan pesan kepada masyarakat luar bahwa Batang merupakan daerah yang aman,” jelas Kapolres.

Bupati Batang Wihaji menimpali tidak ada untungnya antar suporter berantem. Ia menyakini, jika suporter rukun Persibat tambah jaya. “Ayolah kita rukun bareng, demi Persibat yang kita cintai bersama ini,” terangnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here