Laki-Laki Juga Harus Waspada Kanker Payudara

402
BERI PENJELASAN: Linda Agum Gumelar saat memberikan sambutan kepada peserta Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara di Aula Kaloka gedung Setda Kota Salatiga (6/2). (ISTIMEWA)
BERI PENJELASAN: Linda Agum Gumelar saat memberikan sambutan kepada peserta Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara di Aula Kaloka gedung Setda Kota Salatiga (6/2). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Linda Amalia Sari (Linda Agum Gumelar) meminta agar peserta Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara bisa menjadi agen kanker payudara. Demikian pintanya saat menjadi pembicara Sosialisasi yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Kasih Baru Internasional Kota Salatiga bekerjasama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan Pemerintah Kota Salatiga di Aula Kaloka gedung Setda Kota Salatiga (6/2).

“Kanker payudara tidak mengenal usia tua ataupun muda, bahkan bukan perempuan saja yang bisa terjangkit kanker payudara tapi laki-laki juga bisa kena. Selama memiliki payudara maka berpotensi mengidap kanker jenis ini. Kami YKPI memiliki program Pita Pink yang juga melakukan kegiatan rehabilitatif meliputi membentuk paguyuban/keakraban diantara penderita kanker payudara dan program pendampingan penderita oleh PitaPink Survivor Peer Support Volunteers yang sudah terlatih,” beber Linda Agum Gumelar.

Sementara itu, dr Walta Gautama, Sp. B (K) Onk., mengungkapkan bahwa rata-rata kasus kanker payudara di Indonesia diperiksakan ketika sudah stadium 4. “Di negara maju seperti Amerika dan Australia sebagian besar kasus kanker payudara ditemukan sejak stadium dini, dengan demikian angka harapan hidup juga tinggi. Sedangkan jika sudah stadium lanjut maka yang terjadi adalah sebaliknya,” ungkapnya.

“Kita bisa mengetahui gejala kanker payudara melalui munculnya benjolan (sifat benjolan kanker keras tidak nyeri dan sulit digerakkan), kelainan kulit (kemerahan melesak kedalam seperti kulit jeruk), puting tertarik kedalam, keluar cairan dari puting, dan luka yang tidak sembuh,” imbuh Kepala Instalasi Bedah RS Kanker Dharmais Jakarta ini.

Hadir dan membuka sosialisasi Wakil Walikota Muh Haris yang didampingi Sekda Fakruroji. Sementara peserta berasal dari organisai wanita se-Salatiga yang berjumlah 300 orang. Beni Setyo Nugroho ketua Yayasan Pendidikan Kasih Baru Internasional selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka sosialisasi deteksi dini kanker bagi ibu-ibu di Salatiga. (sas/bas)