BERI CEK : Taufan Yuristian Dalimarta usai memberikan cek ke Sutarman saat kasusnya belum bergulir di penyidik kepolisian. (IST)
BERI CEK : Taufan Yuristian Dalimarta usai memberikan cek ke Sutarman saat kasusnya belum bergulir di penyidik kepolisian. (IST)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Diduga melakukan penipuan dan penggelapan, Kasi Kemitraan Komunikasi dan Teknologi Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang Taufan Yuristian Dalimarta dijerat dua pasal sekaligus oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (7/2).

Dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Pudjiastuti Handayani, JPU Sutardi menyatakan Taufan bersalah melakukan tindak pidana penipuan, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam primair Pasal 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan subsidair Pasal 372 KUHP. Atas jeratan kedua pasal tersebut Taufan terancam pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

Dalam dakwaanya, Sutardi menyebutkan, sebelumnya terdakwa telah bertemu dengan saksi Sumadiono selaku Komanditer CV Sari Jaya, dalam pertemuan tersebut terdakwa mengaku mendapatkan pekerjaan dalam pelaksanaan Kegiatan Semarang Night Carnival 2017 dan Semarang Sound Carnival 2017 pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang, sehingga membutuhkan modal kurang lebih antara Rp 500 juta hingga Rp 800 juta.

“Namun karena terdakwa selaku PNS, sehingga tidak diperbolehkan merangkap menjadi Rekanan Penyedia Barang dan Jasa untuk Kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, maka terdakwa berniat mengajak Sumadiono untuk bekerja sama melaksanakan pekerjaan tersebut,” terangnya.

Terdakwa akan mencari pemodal untuk membiayai pelaksanaan kegiatan tersebut untuk dan atas nama CV Sari Jaya, sedangkan Sumadiono berkewajiban menyerahkan cek yang dibuka atas nama CV Sari Jaya sebesar Rp 1,2 miliar dengan tanggal penarikan mundur, cek tersebut rencananya akan diserahkan kepada pemodal sebagai jaminan pengembalian atas modal yang diberikan.