Harus Pahami Manajemen Lalu Lintas U-Turn

381

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pengguna putaran Lemah Bang (U-turn) diminta memahami manajemen lalu lintas. Hal itu dikatakan oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Semarang, Achmad Hery Marzuki saat di Ungaran, Rabu (7/2).

Ia mencontohkan pengemudi maupun pengendara kendaraan bermotor menurutnya harus menjaga kecepatan maksimal 40 kilometer/jam. “Ketika melintas di sekitar U-turn, idealnya kecepatan maksimalnya 40 kilometer/jam. Karena ada belokan, maka kecepatan kendaraan harus diperlambat,” kata Hery.

Meski begitu, di U-turn tersebut juga sudah dibuat ruang jalan lebar dengan tujuan menekan gangguan lalu lintas pengguna jalan yang ingin lurus tidak berbalik arah. Hal itu supaya kelancaran lalu lintas dapat tercipta.

Dikatakan Hery, pihaknya dalam waktu dekat berencana hendak menggelar rapat koordinasi melibatkan Sat Lantas Polres Semarang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang. “Kemacetan saat bubaran pabrik di sekitar U-turn Lemah Bang menjadi salah satu bahan evaluasi kami ketika rapat nanti,” katanya.

Termasuk pemasangan beberapa rambu himbauan dan larangan tambahan, hal itu juga akan dievaluasi bersama pihak terkait. Khusus untuk lampu penerangan jalan, hal itu akan diberikan bertahap.

Sarana yang dimaksud, bisa juga diserahkan ke Pemkab Semarang dalam hal ini DPU Kabupaten Semarang. “U-turn tahap ke-II, lokasinya ada di sebelum tanjakan Lemah Bang ruas Bawen-Ungaran. Nanti akan diperlebar sama seperti U-turn yang sudah jadi,” katanya.