Driver Panggilan Tipu ‘Luar Dalam’ 7 Wanita

Kenal Korban di Facebook

752
BEJAT: Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi menginterogasi tersangka Dede Kurniawan Sanjaya saat gelar perkara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEJAT: Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi menginterogasi tersangka Dede Kurniawan Sanjaya saat gelar perkara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM,  SEMARANG  Perbuatan Dede Kurniawan Sanjaya alias Dewa Krisna, 32, warga Jalan Alamanda, Kelurahan Pelutan, Pemalang, benar-benar bejat. Bermodal mobil rental dan akun Facebook, dia berhasil memperdaya sedikitnya 7 wanita. Bukan hanya membawa kabur barang berharganya, pria yang bekerja sebagai driver panggilan ini juga menyetubuhi sejumlah korbannya.

Namun aksi penipuan ‘luar dalam’ yang dilakukan Dede akhirnya berakhir, setelah polisi menangkapnya di depan sebuah warung internet (warnet) di Jalan Sindoro, Kecamatan Pemalang, Jumat (2/2) sekitar pukul 03.00 lalu. Ia dibekuk setelah salah satu korbannya, SR, 25, warga Surabaya yang tinggal di Pedurungan Tengah, Semarang melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Pedurungan,  Jumat (2/2) malam.

GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, nasib apes yang dialami SR bermula dari perkenalannya dengan pelaku di media sosial Facebook pada Mei 2017. Dari perkenalan lewat chating di Facebook itu, keduanya intens berkomunikasi lewat telepon. Puncaknya, korban dan pelaku janjian bertemu di sebuah salon kecantikan di Jalan Palapa, Gayamsari, Kamis (1/2) sekitar pukul 13.00.

“Begitu bertemu dan ngobrol sebentar, pelaku mengajak korban jalan-jalan  sampai ke Jogja naik mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol G 8419 KM. Di Jogja, keduanya sempat menginap di sebuah hotel. Di tempat itu, korban dan pelaku sempat melakukan hubungan suami istri,” jelas Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi saat gelar perkara, Rabu (7/2) kemarin.

Setelah puas di hotel, Jumat (2/2) pelaku mengajak korban pulang ke Semarang. Sampai di Semarang  sekitar pukul 21.00, pelaku sempat mampir di minimarket Alfamidi Jalan Brigjen Sudiarto, Pedurungan. Di tempat itu, pelaku minta korban membelikan perlengkapan mandi dengan memberi uang Rp 200 ribu. Rupanya hal itu hanya trik pelaku untuk memperdaya korban. Begitu korban masuk ke Alfamidi, pelaku langsung tancap gas membawa tas korban berisi uang, perhiasan dan handphone.

“Alasan pelaku meminta korban membeli perlengkapan mandi karena malam itu mau diajak lagi menginap di hotel. Tapi, begitu korban lengah, pelaku langsung kabur naik mobil yang disopiri,” ujar Kompol Mulyadi.