Tawarkan Kue Leker 50 Varian Rasa

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kue leker banyak diminati anak-anak sampai orang tua. Jajanan khas ini biasa dijajakan oleh pedagang kaki lima di sekolah-sekolah dan tempat keramaian.

Namun berbeda dengan kedai leker satu ini. Kedai Leker 88 menawarkan suasana layaknya di kafe. Bisa nongkrong sambil bersantai. “Kita ingin memberikan suasana yang berbeda namun dengan harga kaki lima,” kata Aryo pemilik kafe yang mulanya membuka usaha leker grobakan di depan rumahnya di kawasan Jagalan Semarang Tengah ini.

Hanya dengan merogoh kocek Rp 2.000 pembeli sudah bisa menyantap satu buah leker krispi coklat khas Leker 88 sambil bercengkrama dengan orang-orang tersayang.

“Harga mulai 2k sampai 7k untuk leker kering dan 5k sampai 25k untuk leker basah, cukup bersahabat di kantong,” beber Aryo di warungnya Jl Jagalan, Semarang.

Pihaknya juga menawarkan berbagai variasi rasa yang menggoda selera. “Ada lebih dari 50 varian rasa yang bisa dicoba, ” kata pria yang mengaku sebelumnya sebagai pekerja kantoran sebelum terjun di dunia kuliner ini. Selain bisa dinikmati di tempat, kue leker kerap dijadikan oleh-oleh para pelanggan dari luar kota yang tengah berkunjung ke Semarang. “Biasanya kue leker kering yang telah dikemas dalam toples buat oleh-oleh. Ada yang dari Bandung, Jakarta, bahkan Papua, ” jelas Niken salah satu karyawati yang telah bekerja lebih dari tiga tahun di tempat ini.

Outlet Leker 88 juga bisa ditemukan di beberapa tempat di Kota Semarang. “Selain di Jagalan kita juga buka cabang di Lamper dan Tembalang ,” imbuh pria yang mulai membuka usaha kue leker sejak tahun 2014 ini. Tidak hanya itu, untuk memperluas pemasaran,produknya juga tersedia di jaringan minimarket modern yang ada di Kota Semarang. (zen/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -