SEPAKAT - Kejaksaan Negeri Batang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat penandatanganan MoU beberapa waktu lalu. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SEPAKAT - Kejaksaan Negeri Batang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat penandatanganan MoU beberapa waktu lalu. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk menyepakati kerja sama bantuan hukum bidang perdata dan tata usaha negara (Datun). Sehingga kini, Kejari menjadi pengacara resmi lembaga tersebut.

“Dengan adanya kerja sama lewat MoU yang ditandatangani ini maka jaksa pengacara negara akan lebih proaktif bekerja sama dengan BPN dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sedang dihadapi,” ucap Kajari Batang Nova Elida Saragih di sela-sela kegiatannya di Batang, Rabu (7/2).

Kesepakatan tersebut, kata Nova, sudah dilakukan beberapa waktu lalu di Hotel Dafam Pekalongan. Disepakati dalam jangka waktu selama dua tahun dan ada kemungkinan untuk diperpanjang.

Kerja sama tersebut juga berdasarkan Undang-Undang pasal 30 ayat 2 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004. “Dalam hal ini membantu BPN mengatasi berbagai persoalan saat pelaksanaan tugas-tugas instansi tersebut,” katanya lagi.

Sementara Kepala BPN Batang Sutanta mengatakan, BPN sebenarnya sudah setahun lalu ingin menjalin kemitraan ini, tetapi karena berbagai kendala, baru dapat terealisasi sekarang.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, BPN juga sangat butuh pengawalan, karena dalam pelaksanaan kerja BPN pasti ada yang kurang pas.