Bisnis Sate Taichan

602
Helena Yupita Ekaristi (DOKUMEN PRIBADI)
Helena Yupita Ekaristi (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.COM – BERMODAL pas-pasan, namun kini Helena Yupita Ekaristi telah memetik hasil dari bisnis kulinernya. Meski terhitung baru, Helen –sapaan akrabnya– sudah bisa meraup omzet yang terbilang lumayan setiap bulannya.

Gadis 21 tahun ini mengaku mengawali bisnisnya sejak Februari 2016 silam. Ia menjajakkan kulinernya secara dropship online kepada teman-temannya. Helen tak menyangka, bisnis kulinernya, yakni Sate Taichan, banyak disukai konsumen.

“Aku merintis usaha dengan modal sendiri. Buka stan di Jalan Sisingamangaraja,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (6/2).

Helen mengaku, keahliannya menjalankan usaha ini dipelajari secara otodidak. Ia terus memutar otak agar bisnisnya bisa bersaing dengan usaha serupa.”Awalnya jualan lewat sosial media lalu dikirimkan ke pemesan. Lama-kelamaan saya beranikan untuk buka stan,” kata dara kelahiran 29 Desember 1998 ini.

Mahasiswi semester III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata ini mengaku, butuh kerja keras saat dirinya mengawali bisnis sate Taicannya. Di sisi lain, kedua orangtuanya menginginkan dia menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ke depan, Helen bertekad membuka usaha restoran. “Saya tidak ingin bergantung pada orangtua. Saya ingin kembangkan bisnis kuliner sampai jadi restoran,” ujarnya. (tsa/aro)