MAGANG DI KANDRI : Pemuda perwakilan Kemenpora dari berbagai provinsi saat pelatihan membatik di Sanggar Batik Siwarak, Desa Kandri, Kota Semarang. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
MAGANG DI KANDRI : Pemuda perwakilan Kemenpora dari berbagai provinsi saat pelatihan membatik di Sanggar Batik Siwarak, Desa Kandri, Kota Semarang. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Potensi yang ada di Desa Wisata Kandri coba diangkat oleh 8 pemuda perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Para pemuda dari berbagai provinsi di Indonesia ini melakukan kegiatan magang selama 5 minggu ke depan untuk mengetahui potensi dan seluk beluk desa wisata bentukan Pemkot tersebut.

Perwakilan pemuda dari Kemenpora, Ester Gaghana mengatakan program magang tersebut berasal dari Kemenpora yang dilakukan di Jateng. Yakni Desa Wisata Kandri Semarang yang dilakukan selama lima minggu. “Kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan potensi yang ada di Desa Wisata Kandri,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu potensi yang patut digali adalah batik khas Kandri yakni Batik Sirawak. Batik ini bermotif Warak Ngendok, pembuatannya dengan cara tulis maupun cap. Selain batik, juga diangkat wisata agro yang ada di Kandri dan pembuatan merchandise khas Kandri menggunakan limbah kayu. “ Kami juga mengangkat potensi di bidang budaya, kuliner dan lainnya. Nantinya akan dibuat project berupa video pariwisata Kandri untuk mengenalkannya ke khalayak luas,” jelasnya.

Sementara itu, Pengurus Desa Wisata Kandri, Baedi mengatakan dengan adanya bantuan pemuda magang dari Kemenpora tersebut, cukup membantu Desa Wisata Kandri untuk lebih dikenal wisatawan domestic mapun mancanegara. “Beberapa wahana kreatif milik warga juga di eksplorasi, misalnya spot negeri diatas awan, Kandri Ethnic dan omah alas, serta unit UMKM lainnya,” jelasnya. (den/ric)