RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Perum Bulog telah menggelar operasi pasar (OP) komoditas beras di sejumlah wilayah. Harapannya, OP ini bisa menekan harga beras yang melambung. Tapi di lapangan, harga beras masih tinggi.

Di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, beras kualitas medium masih dijual seharga Rp11.000 per kilogram. Sementara beras premium mencapai Rp13.000 per kilogram.

“Saat ini belum memasuki panen raya, jadi pasokan beras dari petani masih belum maksimal,” kata salah seorang pedagang Pasar Kliwon Rejo Amertani, Purwanti.

Menurutnya, tingginya harga beras ini masih bergantung pada beberapa faktor. Terutama pada permintaan pasar dan persediaan beras. Apalagi, kata dia, beras merupakan kebutuhan pokok yang setiap hari dibutuhkan masyarakat sehingga permintaan beras setiap hari pasti akan lebih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan lainnya.

“Saat ini belum memasuki panen raya, jadi pasokan beras dari petani masih belum maksimal,” kata dia.

Pedagang lainnya, Agus menjelaskan, faktor cuaca yang sering hujan juga berpengaruh pada persediaan beras petani. Karena tak ada panas, proses penjemuran gabah menjadi lama dan biaya produksi bertambah tinggi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindag dan UMKM) Kabupaten Temanggung Rony Nurhastuti menuturkan, selama 24-25 Januari 2017 lalu, digelar OP beras di 6 titik. Masing-masing titik disediakan 5 ton beras kualitas medium. Beras dari Subdivre Bulog Kedu ini dijual seharga Rp9.350 per kilogram. “Kami berharap melalui OP ini, harga beras di pasaran bisa turun atau stabil,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Subdivre Bulog Kedu Sony Supriyadi mengatakan, Bulog Kedu telah melakukan OP beras sejak 5 Januari 2018 dengan mengoptimalkan peran mitra kerja, distributor, dan Rumah Pangan Kita (RPK). Menurutnya, di Kabupaten Wonosobo dan beberapa wilayah lain keterlibatan RPK cukup efektif untuk melaksanakan OP beras. “Setiap dua hari sekali RPK di Wonosobo rata-rata mengambil dua ton beras untuk OP beras di wilayah tersebut,” ucapnya. (jpg/san/ton)