80 Persen Bank Terapkan GPN

290

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 80 persen perbankan di Indonesia telah masuk ke dalam sistem gerbang pembayaran nasional (GPN). Sebagian lainnya diharapkan akan melakukan switching sebelum batas akhir pada Juni 2018 mendatang.

“Dari tenggat waktu proses switching  pada akhir tahun 2017 lalu, ternyata baru 80 persen perbankan yang sudah terintegrasi dengan sistem GPN. Sedangkan sisanya masih dalam proses,” ujar Kepala Divisi Pengembangan Gerbang Pembayaran Nasional- Direktorat Elektronifikasi & Gerbang Pembayaran Nasional, Aloysius Donanto.

Menurutnya, sebagian besar perbankan yang belum menerapkan sistem tersebut, disebabkan oleh belum tersedianya sumber daya manusia maupun dari segi teknologi yang mumpuni, termasuk juga dari segi investasi dan infrastuktur.

“Karena sistemnya elektronisasi, pasti juga dibutuhkan infrastruktur yang lengkap, mulai dari jaringan komunikasi dan listrik, termasuk juga dari IT. Rata-rata perbankan daerah yang belum menerapkan, terkendala oleh permasalahan tersebut,” ujarnya disela Sosialisasi GPN di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.

Oleh karena itu, sosialisasi baik pada perbankan maupun retail dan pihak-pihak terkait lainnya terus dilakukan. Harapannya, pada akhir Juni tahun ini seluruh perbankan telah melakukan switching.

Ia menambahkan, dari 140 juta kartu debit yang beredar di masyarakat, transaksi  hanya mencapai 15 juta per harinya. Artinya, banyak kartu debit yang tidak dipergunakan. “Biasanya karena adanya biaya tambahan bagi nasabah yang akan bertransaksi di merchant tanpa EDC yang sesuai. Dengan adanya  GPN ini, diharapkan transaksi dengan kartu debit akan meningkat,” ujarnya. (dna/ric)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here