Impor Bahan Baku Masih Tinggi

475

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Impor Jateng sepanjang tahun lalu mengalami peningkatan hingga 7,83 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menjadi catatan untuk perbaikan pertumbuhan ekonomi di tahun ini.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Margo Yuwono mengatakan, dari sisi pengeluaran Jateng secara keseluruhan cukup baik. Hanya saja terdapat catatan kurang bagus pada impor yang pertumbuhannya cukup tinggi. Terutama impor bahan baku dan barang-barang konsumsi.

“Untuk mengurangi impor bahan baku ini, perlu segera dicari alternatif substitusi. Dengan demikian akan lebih menggeliatkan perekonomian,” ujarnya.

Begitu juga dengan impor barang-barang konsumsi yang masih dalam taraf cukup tinggi. Terkait hal ini diharapkan masyarakat pun memiliki kesadaran yang cukup tinggi untuk mengonsumsi produk-produk lokal.

“Memang, impor tidak selamanya negatif. Impor barang modal, barang investasi, untuk tambah kapasitas produksi itu juga bagus. Hanya saja, kalau pertumbuhan impor meningkat cukup tinggi, maka yang harus jadi perhatian adalah impor bahan baku dan barang konsumsi,” ujarnya.

Selebihnya, lanjut Margo, untuk pengeluaran Jateng sepanjang tahun lalu dinilai cukup baik. Mulai dari konsumsi rumah tangga yang masih tumbuh dibanding tahun sebelumnya, yang artinya daya beli masyarakat masih terjaga. Begitu juga dari segi investasi.

Sedangkan dari sisi suplai, industri di Jateng dinilai tergolong tumbuh cukup baik. Terlihat dari pertumbuhan ekspor, yang artinya produk-produk industri Jateng cukup banyak beredar di luar negeri. “Hanya saja di pertanian tumbuh lebih lambat. Banyaknya variabel yang mempengaruhi menjadikan sektor ini sulit dikontrol,” ujarnya. (dna/ric)